Kompas.com - 06/12/2013, 15:02 WIB
Ilustrasi bahan bakar minyak bersubsidi KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi bahan bakar minyak bersubsidi
|
EditorFarid Assifa

NUNUKAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara akan memberlakukan stiker kendali bahan bakar minyak (BBM) bagi warga perbatasan. Hal ini dilakukan karena sering terjadinya kelangkaan BBM di daerah itu.

Kepala Bidang Migas Dinas Pertambangan dan Energi, Kabupaten Nunukan, Purwo Hari Uboyono mengatakan, kalender tersebut nantinya akan ditempel pada setiap kendaraan bermotor di wilayah perbatasan Nunukan. “Kita sudah punya stiker pengguna BBM untuk setahun ke depan. Nantinya akan ditempel dikaca, jadi tinggal conteng saja. Jadi, kalau satu hari ngambil kayak sekarang, dia tidak bisa pindah lagi ngambil di sebelah (beda APMS)," jelas Hari Purwo Uboyono.

Penyebab kelangkaan BBM di wilayah perbatasan, selain ulah masyarakat yang membeli BBM lebih dari kebutuhan, dinsinyalisasi juga karena kurangnya kuota BBM untuk wilayah perbatasan. Akibatnya, untuk mendapatkan BBM,masyarakat Nunukan harus mengantre hingga tiga jam lebih. Jika BBM datang, antrean di Agen Premium, Minyak dan Solar (APMS) biasanya langsung mengular hingga ratusan meter.

“Memang parah antreannya. Kita sudah komunikasikan hal ini. Respons BPH migas jelas, kita menunggu tim datang. Tahun 2014 kita upayakan naik 100 persen, dari 11.000, naik menjadi 23.000. Kita juga sudah meminta dukungan Gubernur Kaltara (Kalimantan Utara, red),” jelas Purwo Hari Uboyono.

Selain mengupayakan penambahan kuota, pengawasan terhadap distribusi BBM juga akan diperketat Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Nunukan. “Pengetap yang tertangkap 10 orang kemarin, sekarang BAP (Berkas Acara Pemeriksaan) sudah ditandatangi pihak polres. Kami juga sudah membuat BAP juga. Artinya ketika kita dapat kuota BPH migas kita akan menegakkan aturan migas. Termasuk merazia BBM ilegal," tegas Purwo Hari Uboyono.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.