Tunggu SBY Melintas, Pelajar SD Kelaparan

Kompas.com - 04/12/2013, 18:52 WIB
Siswa SD di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, sampai kelaparan menunggu Presiden SBY melintas di depan sekolahnya menuju Kabupaten Sumenep. KOMPAS.com/TaufiqurrahmanSiswa SD di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, sampai kelaparan menunggu Presiden SBY melintas di depan sekolahnya menuju Kabupaten Sumenep.
|
EditorKistyarini

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Puluhan ribu pelajar dari semua tingkatan, mulai dari Kabupaten Bangkalan sampai Kabupaten Sumenep, menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang berkunjung ke Pulau Madura, Rabu (4/12/2013).

Mereka berjejer rapi di pinggir jalan dengan memegang bendera kecil untuk dilambaikan ketika Presiden melintas. Kedatangan SBY di Kabupaten Sampang molor satu setengah jam dari jadwal semula. SBY tiba di Sampang sekitar pukul 13.45.

Pelajar yang menyambut SBY ke barat Kabupaten Sampang tidak bermasalah meskipun terlambat satu jam setengah. Namun, pelajar yang ke arah timur Kabupaten Sampang menuju Pamekasan dan Sumenep kelaparan di pinggir jalan.

Para siswa mengaku kelaparan di pinggir jalan karena menunggu SBY melintas. Seperti dikatakan Muslim, siswa salah satu SD di Kecamatan Camplong, Sampang, ia disuruh gurunya menunggu SBY di pinggir jalan mulai jam 12.00 WIB. Ia tidak diperbolehkan pulang dari sekolah sebelum SBY melintas di depan sekolahnya. Padahal dirinya belum makan sejak siang hari.

"Karena tidak boleh pulang sebelum Pak SBY melintas ke Sumenep, saya dan teman-teman banyak yang kelaparan," kata Muslim kepada Kompas.com.

Muslim juga mengaku tidak diberi makanan oleh gurunya selama menunggu SBY melintas. SBY meninggalkan Kabupaten Sampang sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah SBY melintas di wilayah Kecamatan Camplong, barulah siswa pulang meninggalkan depan sekolahnya. SBY tiba di Kabupaten Sumenep pukul 16.30 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X