2013, 14 Kasus Perdagangan Manusia Terjadi di Bandung Barat

Kompas.com - 03/12/2013, 18:21 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2013 terjadi 14 kasus perdagangan manusia (human trafficking) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sebagian korbannya adalah kaum perempuan.

Wakil Bupati Bandung Barat Yayat Sumitra, mengatakan kasus-kasus itu merata di seluruh kabupaten tersebut. "Dari 14 kasus, ada 40 orang yang jadi korban semua merata di semua  kecamatan." ujar Yayat saat ditemui usai Rakerda gugus tugas pencegahan dan penanganan korban kekerasan, perdagangan manusia terhadap perempuan dan anak di Padalarang, Selasa (3/12/2013).

Yayat menambahkan, tidak jarang kasus human trafficking diwarnai kekerasan dan rata-rata dilatarbelakangi masalah ekonomi. Banyak korban yang mudah dibujuk dengan iming-iming penghasilan besar. "Dengan kesejahteraan yang merata kasus ini bisa hilang dengan sendirinya," akunya.

Sementara itu, bentuk penjualan manusia dan kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Bandung Barat masih didominasi oleh tindakan-tindakan yang sifatnya kriminal. "Sebenarnya sudah masuk ke ranah tindak pidana seperti perdagangan manusia, penculikan dan seksualitas," imbuhnya.

Kendati demikian, dia  meyakini banyaknya kasus penjualan manusia dan kekerasan di wilayahnya tidak terlalu mencolok. Namun karena pengalaman dan pengetahuan yang rendah, kata Yayat, indikator-indikator yang tidak berpengaruh kepada kasus-kasus tersebut justru ikut dimunculkan.

"Jangan sampai definisi yang tidak klop seloah-olah membuat kuantitasnya menjadi sangat banyak," tegasnya.

Yayat menambahkan, Pemkab Bandung Barat akan membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Bandung Barat. Lembaga ini bertujuan menanggulangi kasus-kasus penjualan manusia dan kekerasan terhadap perempuan sekaligus mewadahi para korbannya.

Menurut Yayat, pembentukan itu akan dilakukan secepatnya mengingat selama ini semua korban penjualan manusia dan kekerasan terhadap perempuan masih ditanggulangi P2TP2A Provinsi Jawa Barat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X