Kompas.com - 30/11/2013, 14:42 WIB
Dewi Aryani, salah seorang Anggota DPR RI Komisi VII, membantah dirinya mendapat THR dari SKK Migas. Kontributor Kompas TV/ Ari Himawan SaronoDewi Aryani, salah seorang Anggota DPR RI Komisi VII, membantah dirinya mendapat THR dari SKK Migas.
|
EditorGlori K. Wadrianto
TEGAL, KOMPAS.com – Salah seorang anggota Komisi VII DPR RI, Dewi Aryani, membantah menerima tunjangan hari raya (THR) dari SKK Migas. Nama Dewi ada di antara 52 nama yang tertera dalam pesan pendek berantai, sebagai anggota Komisi VII di tahun 2009/2010 yang menerima THR.

“Awalnya terkejut pas baca sms berantai, tapi kemudian saya senyum-senyum karena rupanya permainan oknum tertentu, mungkin juga bisa saja pengalihan isu, agar menggemparkan jagat energi,” kata Dewi saat ditemui di salah satu hotel di Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat (29/11/2013) malam.

Dewi Aryani mendapat sms berantai yang diteruskan oleh rekannya. Dewi menduga, ada oknum licik yang ternyata kurang teliti memasukkan nama-nama semua anggota Komisi VII.

“Di DPR rotasinya begitu cepat, contoh Ikbal yang sekarang pindah ke komisi V, Zulkifli yang sekarang jadi Menteri Kehutanan, atau ketuanya yang dulu Rifki, sekarang Soetan Bhatoegana,” tambah Dewi.

Anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX ini meminta masyarakat tidak terpancing dengan kabar ini. Dia mengaku menyerahkan semuanya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dewi pun menyatakan siap diperiksa oleh KPK.

“Siapapun bisa diperiksa, karena kita negara hukum, jadi kita ikuti bersama seperti apa prosesnya, karena KPK punya prosedur sendiri,” tandas Dewi.

Dalam persidangan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kamis (28/11/13) mantan kepala SKK Migas, Rubi Rubiandini mengalirkan dana sebanyak 200 ribu dollar AS untuk Komisi VII DPR RI sebagai THR.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X