Ayah Mertua Gubernur Jabar Akan Dikebumikan di Bekasi

Kompas.com - 29/11/2013, 01:26 WIB
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan istrinya, Netty Prasetyani. Kompas.com/Rio KuswandiGubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan istrinya, Netty Prasetyani.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BANDUNG, KOMPAS.com — Ayah Mertua Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau ayahanda dari Netty Prasetyani Heryawan, meninggal dunia, Kamis (28/11/2013) malam. Almarhum akan dikebumikan pada Jumat (29/11/2013) siang, selepas shalat Jumat.

Almarhum, atas nama Djayadi, rencananya akan dikebumikan di Pemakaman Jaha Memorial Park, Desa Jaha Jati Asih, Kota Bekasi, Jawa Barat. "Besok (Jumat) siang, pukul 13.00 WIB," sebut Fais, salah satu ajudan Heryawan melalui layanan pesan singkat, Kamis malam.

Almarhum meninggal setelah beberapa pekan lalu menjalani operasi jantung. Dia mengembuskan napas terakhir pada Kamis pukul 20.20 WIB di RS Jantung Harapan Kita, di Jakarta Barat. Di rumah sakit ini pula almarhum menjalani operasi, empat pekan lalu.

"Kondisi beliau menurun setelah operasi empat pekan lalu," kata Fais. Saat ini, ujar dia, Heryawan dan Netty sudah berada di rumah duka di Kompleks Kodau V Jalan Merapi Blok G-8 RT 01 RW 02 Kelurahan Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X