Kompas.com - 27/11/2013, 19:09 WIB
Pastor Marselinus Agot, SVD mendapat penghargaan Lingkungan Hidup dari Kementerian Kehutan Republik Indonesia di Bali belum lama ini. Pastor Marselinus dinilai berhasil melakukan penghijauan di lahan gundul di sekitar Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Foto diambil belum lama ini. (Kompas.com/Markus Makur) 20132711001k13-11-Markus MakurPastor Marselinus Agot, SVD mendapat penghargaan Lingkungan Hidup dari Kementerian Kehutan Republik Indonesia di Bali belum lama ini. Pastor Marselinus dinilai berhasil melakukan penghijauan di lahan gundul di sekitar Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Foto diambil belum lama ini. (Kompas.com/Markus Makur)
|
EditorFarid Assifa

BORONG, KOMPAS.com - Seorang Pastor di Pulau Flores Barat, Nusa Tenggara Timur, Marselinus Agot SVD mendapat penghargaan lingkungan hidup dari Menteri Kehutanan Republik Indonesia yang disaksikan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono belum lama ini di Provinsi Bali.

Pastor Marsel mendapat penghargaan lingkungan hidup 2013 karena dinilai berhasil menghijaukan lahan gundul di Kota Labuan Bajo. "Hari ini banyak tamu di rumah saya yang memberikan ucapan selamat setelah saya pulang dari Bali menerima trofi penghargaan lingkungan hidup. Kami lima orang yang menerima penghargaan, selain birokrasi,” ungkapnya kepada Kompas.com, Rabu (27/11/2013) sore ini.

Dia menjelaskan, penghargaan dari Menteri Kehutanan diberikan kepada tiga gubernur, tiga bupati dan tiga wali kota di seluruh Indonesia. Selain birokrasi, trofi dan piagam juga diberikan kepada pihak yang mempunyai komitmen terhadap kelestarian hutan dan rehabilitasi hutan yang rusak, penghijauan lahan gundul. Jadi selain birokrasi, penghargaan diberikan kepada Pertamina, Bank BNI, LSM dan perseorangan.

"Saya berterima kasih dan bersyukur atas penghargaan ini. Penghargaan ini memberikan semangat baru untuk melakukan penghijauan lagi di lahan gundul di Kota Labuan Bajo,” ungkapnya.

Selama ini, Pastor Marsel terkenal sebagai seorang pegiat lingkungan hidup. Dia membudidayakan aneka jenis pohon lokal yang terancam di wilayah Flores Barat, seperti Munting, Kawak, Natu dan lain-lain. Dan juga pegiat kebersihan di Kota Labuan Bajo.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.