Kompas.com - 27/11/2013, 12:41 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
NUNUKAN, KOMPAS.com - Polisi akhirnya membuka segel atas puluhan ruang kelas SMPN 1 Nunukan yang dilakukan keluarga besar Azis, yang mengaku sebagai pemilik tanah. Sebelumnya 10 ruang kelas dan satu ruang guru, selama sekita tiga jam disegel dengan menggunakan reng kayu yang dipaku dengan pintu ruang kelas.

Hal ini dilakukan Azis dan keluarganya, karena merasa tanah di mana berdiri SMPN 1 Nunukan ini merupakan hak milik mereka.

"Ini tanah milik abang saya almarhum, namanya Usman. Luasnya panjang 146,5 lebarnya 103. Kasus ini sudah sepuluh tahun yang lalu. Kami juga tidak pernah menjual tanah ini. Dan sejak dibangun smp ini, tidak ada pemberitahuan kepada kami," ujar Azis, Rabu (27/11/2013).

Sebelum membuka segel, Kepala Polsek Nunukan AKBP Robert Silindur mengumpulkan keluarga besar Azis yang mengklaim tanah di SMPN 1 Nunukan ini di halaman sekolah.

“Kita sudah diskusikan dengan pihak ahli waris dengan pengacara, pengacaranya Pak Muslimin di ruangan saya. Saya terima satu jam lebih. Sudah kita buka ruang, silahkan mengadu kalau ada pidananya. Silahkan tempuh jalur hukum. Kita minta dihargai proses ini,” ujar AKBP Robert Silindur.

Robert berbicara di hadapan sembilan anggota keluarga besar Azis. Kepala Polres juga menyayangkan adanya penyegelan sekolah ini.

“Saya harap, ini tidak boleh terjadi lagi. Ini sedang berproses, tiba-tiba begini. Ini sudah masuk pelanggaran ketertiban umum. Ini bisa saya proses. Bapak harus bertanggung jawab. Menyegel ini sudah anarkis. Anarkis itu tidak hanya lempar kaca, parang parangan, menutup ini sudah anarkis,” ujar AKBP Robert.

Sementara, Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Nunukan Ilham Zein yang hadir melihat penyegelan meyakinkan kepada para penyegel bahwa pemerintah daerah siap mengganti jika ada kekuatan hukum.

“Sebelumnya kemarin ada pertemuan dengan Bupati. Bupati sudah berkomitmen, silahkan mengajukan ke pengadilan. Menang berapa pun dibayar sama Bupati. Namun tidak boleh segel segel begini, ini fasilitas umum,” ujar Ilham Zein.

Kepolisian juga memastikan bahwa besok siswa SMPN 1 Nunukan sudah bisa kembali melakukan kegiatan belajar seperti biasa. “Kalau ada pengaduan akan kita proses, karena videonya sudah ada, kameranya sudah ada, di dalamnya ada orang-orangnya,” ujar Robert.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.