Kompas.com - 26/11/2013, 20:50 WIB
Andi Endriana (44) yang menjabat sebagai Wakil Rektor IV Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI) Makassar terbaring di RS Bhayangkara setelah ditikam suaminya, Akbar (38) di rumahnya di Jl Andi Mappaoddang Lr 71 no 81, Selasa (26/11/2013). KOMPAS.com/Hendra CiptoAndi Endriana (44) yang menjabat sebagai Wakil Rektor IV Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI) Makassar terbaring di RS Bhayangkara setelah ditikam suaminya, Akbar (38) di rumahnya di Jl Andi Mappaoddang Lr 71 no 81, Selasa (26/11/2013).
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Andi Endriana (44), Wakil Rektor IV Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI) Makassar terpaksa dirawat di RS Bhayangkara setelah ditikam suaminya, Akbar (38) di rumahnya, Jalan Andi Mappaoddang Lr 71 nomor 81, Selasa (26/11/2013).

Menurut anak korban, Andi Dian (18) saat ditemui di RS Bhayangkara, ibunya ditikam oleh ayah tirinya Selasa pagi tadi. Kasus penikaman tersebut telah dilaporkan ke Polsekta Tamalate dan pelaku hingga kini masih dalam pencarian.

Andi Dian menjelaskan, kasus penikaman yang dialami ibunya terjadi di kamar mandi. Awalnya, pelaku datang ke rumah mengemudikan mobil Yaris merah bernomor polisi DD 109. Saat pelaku datang, Andi Dian meninggalkan ibunya sendirian di rumah dan pergi ke rumah keluarganya yang berada di sebelah.

"Kalau dia datang, memang saya selalu pergi. Seandainya saya ada, mungkin ikut ka jadi korban. Karena sudah lama dan sering mengancam akan membunuh ibuku dan saya juga. Dia itu sering cari gara-gara demi materi. Sering minta uang dan dibelikan mobil," katanya.

Saat pelaku yang juga bekerja di UVRI berada di rumah, lanjut Andi Dian, sempat terjadi pertengkaran hebat antara pelaku dengan Andi Endriana. Pertengkaran tersebut berujung pada penikaman terhadap Andi Endriana. Akibatnya, Endriana menderita luka tusuk di punggung, lengan, kedua telapak tangan. Korban mendapat 87 jahitan di lukanya.

"Dia (Akbar, red) hendak menggorok leher ibuku, namun dipegang itu badiknya. Jadinya kedua telapak tangannya (Andi Endriana, red) teriris. Kemudian dia tikam lengan dan punggung ibuku. Untung saya cepat pulang setelah dia pergi, dan melihat ibuku bersimbah darah. Kemudian kami bawa ke RS Bhayangkara," tandasnya.

Andi Dian menambahkan, kejadian ini telah dilaporkan ke ayah kandungnya, Letnan Zulkarnain yang bertugas di Kostrad Jakarta. Rencananya, mantan suami korban akan datang awal bulan depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dia itu baru menikah dengan ibuku 7 bulan lalu, setelah bercerai dengan ayahku. Kejadian ini sudah saya laporkan ke ayahku dan dia akan datang. Setelah menikah, dia sering memukul dan mencekik ibuku. Tapi tidak dilaporkan ke polisi. Baru kali ini dilaporkan karena sudah keterlaluan," paparnya.

Andi Dian berharap aparat kepolisian segera menangkap ayah tirinya itu dan menghukumnya. "Saya tidak tahu keberadaannya sekarang, tapi dia berasal dari Kabupaten Barru. Saya harap, polisi segera menangkapnya, karena nyawa kami semua terancam," harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Endi Sutendi membenarkan peristiwa tersebut. "Korban masih dirawat di RS Bhayangkara, namun laporan sudah kita terima. Polisi juga sudah memeriksa saksi-saksi dan mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jadi saat ini, polisi masih mencari pelaku," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.