Kompas.com - 25/11/2013, 09:45 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

MAKASSAR, KOMPAS.com - Ag (15), pelaku pemerkosaan Stv (12), siswa kelas 6 salah satu sekolah dasar (SD) di Makassar masih berkeliaran bebas di Makassar. Meski diduga bersalah melakukan aksi pemerkosaan, penyidik Reskrim Polrestabes Makassar melepaskan para pelaku.

Diberitakan sebelumnya, Ag melakukan aksinya di rumah milik pelaku lainnya, Hengki (40), di Jalan Kandea 2, Kecamatan Bontoala, Makassar, Minggu (27/10/2013) lalu.

Dilepaskannya para pelaku oleh polisi menjadi beban bagi ayah Stv, Adm (31). Saat ditemui di rumahnya di Makassar, Minggu (24/11/2013) kemarin, Adm mencurahkan keluh kesahnya.

Menurut Adm, kekerasan dan perkosaan yang dialami anaknya, bermula ketika Stv selesai gerak jalan santai di sekolahnya. Tersangka yang juga teman dekat Stv, lalu mengajak Stv bertemu di sebuah rumah milik Hengki. Di tempat itulah perkosaan terjadi.

Sang ayah lantas melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Makassar, 27 Oktober 2013 lalu dengan nomor laporan: STBL/2472/X/2013/Polrestabes Makassar. Namun, pihak penyidik malah membebaskan pelaku tanpa alasan yang jelas. Polisi beralasan tidak cukup bukti untuk menjerat keduanya.

Menurut Adm, penyidik yang diminta tanggapannya terkait lepasnya tersangka seolah-olah tidak mempunyai itikad baik menjawab pertanyaan keluarga korban. "Itu hak polisi. Jadi bebas tidaknya tersangka itu merupakan hak polisi," kata ayah korban menirukan ungkapan penyidik yang katanya bernama Juliman.

Terpisah, Wakil Kepala Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi Gani Hatta mengatakan belum megetahui kasus ini sebab dia baru menjabat sebagai Wakapolres Makassar dua pekan lamanya.

"Saya cek dulu karena saya belum tahu. Tetapi jika benar terbukti ada tahanan yang dilepas tentunya akan ada sanksi bagi mereka. Lain cerita kalau tahanan dilepas dengan alasan tertentu," paparnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.