Buaya Liar Temuan Warga Diserahkan ke Taman Wisata

Kompas.com - 24/11/2013, 14:03 WIB
Ilustrasi buaya wikipediaIlustrasi buaya
|
EditorAna Shofiana Syatiri

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung menyerahkan buaya betina liar tangkapan masyarakat Lampung Barat, ke Taman Wisata Bumi Kedaton di Kampung Batuputu, Bandarlampung.

Menurut Kepala BKSDA Lampung Subakir, Bumi Kedaton merupakan salah satu lembaga konservasi satwa di Lampung yang mendapat izin dari Kementerian Kehutanan.

"Kalau keinginan saya, buaya betina ini dilepasliarkan saja ke alam, namun kepala desa dan warga Way Semaka, Lampung Barat tidak berkenan karena buaya itu dianggap mengganggu," kata Subakir kepada Kompas.com, Minggu (24/11/2013).

Ada tiga lembaga konservasi di Lampung yakni Taman Wisata Lembah Hijau, Taman Wisata Bumi Kedaton dan Tambling Lampung Barat. "Kami menawarkan kepada pihak Bumi Kedaton, mau apa tidak mengambil buaya liar ini, karena di sana sebetulnya sudah ada 14 ekor buaya," ujar dia lagi.


Seminggu lalu, warga Sumber Agung, Lampung, dikejutkan dengan temuan buaya di Sungai Way Semaka. Buaya itu mendarat saat banjir melanda saat anak-anak sedang mandi di tepian sungai.

Warga berinisiatif melaporkan kepada kepala desa. Lantas, kepala desa melanjutkan informasi itu kepada pihak Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Buaya betina seberat 150 kilogram dengan panjang 3,30 meter itu sempat di rawat di TNBBS dan akhirnya diserahkan ke lembaga konservasi Taman Wisata Bumi Kedaton dengan alasan keselamatan warga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X