Baru Dibangun, Pasar Panji Ambruk, Lima Pekerja Terluka  

Kompas.com - 23/11/2013, 19:49 WIB
|
EditorFarid Assifa
SITUBONDO, KOMPAS.com - Bangunan los pasar Panji, Situbondo, Jawa Timur yang baru dibangun senilai Rp 1,1 miliar lebih, tiba-tiba ambruk, Sabtu (23/11/2013). Peristiwa itu terjadi saat puluhan pekerja sedang memasang genteng dan mengecat bangunan los pasar tersebut. Akibatnya, lima pekerja terluka karena tertimpa reruntuhan bangunan tersebut.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, proses evakuasi terhadap para korban berjalan cukup lama, karena sebagian tubuh pekerja itu terhimpit dan tertindih tiang beton seberat dua kuintal lebih. Oleh karena itu, sebelum proses evakuasi, para pekerja yang selamat terlebih dahulu menggergaji tiang beton yang menghimpit tubuh korban. Setelah bisa dikeluarkan dari himpitan beton, lima korban itu langsung dilarikan ke RSU dr Abdoer Rakhem Situbondo. Dua pekerja mengalami patah tulang, sedangkan tiga lainnya hanya mengalami luka lecet di sekujur tubuhnya.

"Saat saya bersama empat pekerja yang lain memasang genteng beton, tiba-tiba bangunan pasar ambruk. Bahkan, saya melihat langsung anak saya (Bambang) bersama Diman terhimpit beton. Saya bersama pekerja yang lain langsung memberikan pertolongan dengan cara menggergaji beton yang menghimpit  tubuh keduanya,” jelas Syafi’i (38), salah seorang pekerja.

Ambruknya bangunan pasar los juga mengakibatkan belasan sepeda motor milik pekerja mengalami rusak berat akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Diduga kuat, bangunan pasar tersebut ambruk akibat konstruksinya tidak kuat menahan beban berat, karena saat kejadian sebagian para pekerja sedang memasang genteng beton, dan sebagian lagi sedang melakukan pengecatan.

”Untuk sementara, kami tidak dapat menyimpulkan tentang penyebab ambruknya proyek  pembangunan pasar, karena kami masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian,” terang Kasatreskrim AKP Sunarto.

Sementara  itu, para korban pasar amburk masing-masing adalah Diman (55), warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, mengalami patah tulang rusuk, tulang belakang dan kakinya dan Bambang Suryadi (18), warga Desa Tokelan, Kecamatan Panji, dengan kondisi patah tulang pada rusuknya.

Sedangkan korban luka ringan adalah Fudaili (43), warga Desa Cottok, Kecamatan Kapongan, Samsudin (32) dan Andik (27). Ketiga korban hanya mengalami luka lecet dan menjalani rawat jalan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.