Kompas.com - 21/11/2013, 23:31 WIB
|
EditorFarid Assifa
PAMEKASAN, KOMPAS.com — Sh alias Bagong (35), warga Desa Angsana, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, tidak bisa lari dari tangkapan aparat Polisi Pamong Praja (Pol PP) Pamekasan yang menggelar razia tempat kos, Kamis (21/11/2013). Bagong tertangkap tangan sedang berduaan di kamar kos dengan Sis (25), asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Keduanya langsung diamankan ke kantor Pol PP Pamekasan untuk dimintai keterangan.

Di hadapan penyidik Pol PP, Sis terkesan meremehkan pertanyaan yang diajukan. Misalnya, ketika ditanya sedang berbuat apa bersama Bagong di kamar, Sis menjawab, "Hanya berduaan saja dipersoalkan. Itu sudah biasa."

Sementara itu, Bagong awalnya mengklaim Sis adalah istirinya. Namun, ketika diminta surat nikah, dia tidak bisa menunjukkannya. "Bagong bilang Sis itu istrinya. Tapi, ketika ditanya surat nikahnya, kartu keluarganya, atau surat keterangan yang lain yang menunjukkan keduanya adalah suami istri, tidak ada," kata Yusuf Wibiseno, Kepala Seksi Penyidikan dan Penyelidikan.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang tinggal di sekitar tempat kos, Sis dan Bagong sering tinggal sekamar hingga malam. Pemandangan itu meresahkan warga. Sis sendiri sudah dua tahun berada di Pamekasan dan keluar masuk tempat kos yang ditempati sekarang.

"Terkadang dua bulan di sini, kemudian pindah lagi ke kos lain. Tapi, kali ini dia tinggal dengan laki-laki," kata SY, tetangga kos Sis. Sementara Bagong sendiri diketahui sudah beristri dan memiliki dua anak.

Seusai diperiksa, Sis dan Bagong dilepaskan dan diserahkan kepada pemilik rumah kos. Yusuf Wibiseno memperingatkan pemilik kos agar tidak menampung orang seperti Sis. Jika peringatan itu tidak digubris, Pol PP tidak segan-segan menutup usaha rumah kosnya.

Selain memergoki Sis dan Bagong, Pol PP juga mengamankan dua perempuan yang tidak mengantongi data identitas. Keduanya Caca dan Yuni. Mereka mengaku berasal dari Probolinggo, Jawa Timur. Dua perempuan ini tinggal di kamar yang bersebelahan dengan kamar Sis.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.