Korupsi Parkir Bandara Ngurah Rai Dilimpahkan ke Kejari Denpasar

Kompas.com - 20/11/2013, 14:13 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
Penulis Dani Prabowo
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Kejaksaan Agung melakukan pelimpahan berkas tahap dua (penuntutan) terkait perkara dugaan korupsi lahan parkir di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (19/11/2013).

Ada tiga berkas milik petinggi dan staf PT Prana Sarana Bali (PT PSB) yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yang dilimpahkan Kejagung ke Kejaksaan Negeri Denpasar.

"Kejagung telah melimpahkan ke tahap penuntutan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan parkir Bandara Ngurah Rai Bali," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Setia Untung Arimuladi, Rabu (20/11/2013).

Tiga tersangka yang berkasnya dilimpahkan adalah General Manager PT PSB Inderapura Bernoza, Manajer Operasional PT PSB Mikhael Maksi, dan staf admin PT PSB Rudi Johnson Sitorus. Kejagung juga melimpahkan barang bukti serta ketiga tersangka untuk dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan.

Dalam perkara ini, Untung menjelaskan, ketiga tersangka diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan pengelolaan lahan parkir di Bandara Ngurah Rai, Bali. PT PSB yang ditunjuk PT Angkasa Pura untuk mengelola sistem parkir diduga telah melakukan manipulasi sistem perhitungan komputerisasi yang ada.

Modus yang dilakukan, kata Untung, di antaranya dengan memanipulasi jumlah pengunjung yang masuk, mengurangi durasi waktu parkir, serta merekayasa laporan pendapatan parkir. Hal itu dilakukan ketiga tersangka dalam kurun waktu Oktober 2008 hingga Desember 2011.

"Para tersangka melakukan sharing atau pembagian keuntungan pendapatan," katanya. Akibat perbuatan ketiga tersangka, negara mengalami kerugian lebih dari Rp 20,8 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, bersamaan dengan penyerahan ketiga tersangka, Kejagung juga melimpahkan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang dilimpahkan yaitu 23 item surat atau dokumen bangunan berupa kantor, rumah, dan lahan tanah yang terbagi ke dalam tujuh sertifikat hak milik, di antaranya yang terdapat di Jalan Raya Bypass Ngurah Rai, Pererenan, dan Tabanan senilai Rp 15,1 miliar.

Akibat perbuatannya, tersangka diancam melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. "Saat ini ketiganya ditahan di Rutan Grobogan, Denpasar," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X