40 Anak di Kendal Jadi Korban Pedagangan Manusia

Kompas.com - 20/11/2013, 13:49 WIB
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana  (BPPKB) Kabupaten Kendal, Asrifah k9-11Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Kendal, Asrifah
|
EditorGlori K. Wadrianto
KENDAL, KOMPAS.com - Tercatat 40 anak di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada tahun 2013, menjadi korban perdagangan orang (human trafficking).

Kasus ini, lebih sedikit kalau dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 70 kasus. Hal itu dikatakan oleh kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Kendal, Asrifah, Rabu (20/11/2013).

Asrifah menjelaskan, kemungkinan kasus tersebut bisa bertambah. Pasalnya, 40 anak yang menjadi korban trafficking itu, adalah mereka yang melaporkan. “Yang tidak melaporkan ke BPPKB kemungkinan juga banyak,” kata Asrifah.

Asrifah menambahkan, tidak melaporkannya korban ke BPPKB atau kepolisian, karena diduga korban takut. Untuk itu, dia akan terus melakukan pendampingan kepada korban, sehingga korban berani mengungkapkan semua kejadian yang menimpanya kepada polisi.

“Kami juga melakukan kerja sama dengan psikolog, untuk memantau kejiwaan korban,” akunya.

Sementara itu, salah satu pemerhati masalah anak, Yoyok mengatakan, kasus perdagangan anak di Kabupaten Kendal, tergolong tinggi.

Hal ini, perlu ada perhatian khusus dari dinas terkait dan keluarga. Meskipun kalau dibandingkan dengan tahun kemarin, kasusnya lebih sedikit. “Kalau ada 40 anak korban trafficking, termasuk tinggi. Ini harus ada solusi, supaya kasus itu terus menurun,” kata Yoyok. 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

Regional
Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Regional
Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Regional
Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Regional
Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Regional
Saat Warga Gotong Royong Gali Terowongan Bawah Rel Kereta yang Tertimbun Tanah

Saat Warga Gotong Royong Gali Terowongan Bawah Rel Kereta yang Tertimbun Tanah

Regional
Cerita 60 Warga Desa Ini Isolasi Mandiri Setelah Ada yang Meninggal PDP Corona

Cerita 60 Warga Desa Ini Isolasi Mandiri Setelah Ada yang Meninggal PDP Corona

Regional
Jamaah Tabligh Meninggal Positif Corona, Polisi Isolasi Masjid At-Taqwa Bengkulu

Jamaah Tabligh Meninggal Positif Corona, Polisi Isolasi Masjid At-Taqwa Bengkulu

Regional
Viral Foto 'Lockdown' Desa di Magetan, Ini Penjelasan Camat Barat

Viral Foto 'Lockdown' Desa di Magetan, Ini Penjelasan Camat Barat

Regional
Dievakuasi dari Jerat Saat Wabah Corona, Harimau Ini Dinamai Corina

Dievakuasi dari Jerat Saat Wabah Corona, Harimau Ini Dinamai Corina

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X