Kompas.com - 19/11/2013, 21:12 WIB
Ratusan massa Akur berkumpul di kantor PPP jl Pembanguann 171 Garut untuk mendengarkan pidato calon bupati Agus Hamdani-Abdusy Syakur.
Mereka resah dengan selebrasi kubu Rudi yang masif padahal KPU belum mengumumkan pemenang pilkada. kompas.com/ syahrul munirRatusan massa Akur berkumpul di kantor PPP jl Pembanguann 171 Garut untuk mendengarkan pidato calon bupati Agus Hamdani-Abdusy Syakur. Mereka resah dengan selebrasi kubu Rudi yang masif padahal KPU belum mengumumkan pemenang pilkada.
|
EditorFarid Assifa

GARUT, KOMPAS.com - Pilkada Garut putaran kedua berbuntut klaim kemenangan kedua kubu yang bertarung atas dasar hitung cepat sejumlah lembaga survei. Namun, perayaan kemenangan dari pasangan nomor urut 8 Rudi Gunawan-Helmi Budiman dianggap terlalu masif sehingga memicu ketegangan dari kubu pasangan nomor 5 Agus Hamdani-Abdusy Syakur (Akur).

Ratusan pendukung "Akur", Selasa (19/11/2013) sore berkumpul di sekretriat PPP di Jalan Pembangunan Nomor 177 Garut untuk mendengarkan statemen calon mereka. "Berdasarkan penghitungan kita, insyaallah kita menang. Saya minta saudara jangan terprovokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Yang menyatakan seolah-olah mereka menang dan kita kalah," kata Abdusy Syakur, melalui pengeras suara.

Pihak Akur memprotes pemasangan spanduk dan baliho ucapan selamat yang dipasang kubu Rudi di sejumlah tempat. Hal itu dirasakan oleh kubu Akur meresahkan masyarakat dan menggiring opini publik yang merugikan pihaknya.

"Kita seharusnya menunggu sampai tanggal 26. Kalau menang, alhamdulilah. Kalau dia (Rudi-Helim, red) yang menang, alhamdulilah. Tapi mereka pasang spanduk kemenangan dimana-mana, sehingga menimbulkan kemarahan pendukung kita. Karena quick count kita juga unggul," kata Agus Hamdani, di tempat yang sama.

Ratusan pendukung Akur datang dari sejumlah kecamatan dengan menumpang puluhan kendaraan roda empat dan roda dua. Puluhan anggota Dalmas Polres Garut tampak berjaga-jaga di sejumlah titik. Banyaknya massa dan polisi membuat suasana mencekam, terutama di Jalan Pembangunan dan Jalan Patriot.

Secara kebetulan di kedua jalan tersebut terdapat kantor partai pendukung dan sekretariat tim sukses kedua kubu yang hanya berjarak beberapa meter saja. Di Jalan Pembangunan terdapat sekretariat PKS yang selama ini menjadi pusat aktivitas kubu Rudi-Helmi. Tak jauh dari sekretariat PKS, juga berdiri sekretariat PPP Garut yang merupakan salah satu pengusung kubu Akur. Sementara di Jalan Patriot, baik kubu Akur maupun kubu Rudi-Helmi mempunyai sekretariat tim sukses yang sangat berdekatan.

Hingga Selasa malam, ratusan massa Akur yang terkonsentrasi di sekretariat PPP sudah membubarkan diri, dan arus lalu lintas kembali normal. Puluhan pasukan Dalmas pun ditarik dari sejumlah lokasi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.