Temuan Struktur Candi di Sleman, Umur Belum Dapat Diduga

Kompas.com - 16/11/2013, 03:10 WIB
Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY saat mendata temuan batu candi di di Halaman Perumahan Griya Tiara Indah dusun Bedingin Wetan Desa Sumberadi kecamatan Mlati kabupaten Sleman 
 KOMPAS.com/wijaya kusumaTim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY saat mendata temuan batu candi di di Halaman Perumahan Griya Tiara Indah dusun Bedingin Wetan Desa Sumberadi kecamatan Mlati kabupaten Sleman
|
EditorPalupi Annisa Auliani
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Temuan struktur candi di kompleks perumahan Griya Tiara Indah di Dusun Bedingin Wetan, Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai diteliti. Belum dapat diperkirakan, usia ataupun masa pembuatan struktur itu.

Ekskavasi alias penggalian di tempat yang diduga mengandung benda purbakala dilakukan oleh tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta. Penggalian melibatkan para mahasiswa Arkeologi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ekskavasi dilakukan untuk mengumpulkan lebih banyak data dari struktur tersebut. "(Struktur itu) ditemukan dalam keadaan runtuh. Ekskavasi penyelamatan ini untuk mencari data struktur candi," ujar salah satu staf Perlindungan BPCB DIY, Anjar Nugroho, di lokasi ekskavasi, Jumat (15/11/2013).

Terlihat 19 batu jenis andesit berukuran 40 x 20 sentimeter dan tumpukan batu bata merah di lokasi tersebut. Sebelumnya, temuan batu candi berukir (makara) dan balok vertikal yang mengakhiri ubin ornamen (antefiks) sudah lebih dahulu diangkat dari lokasi itu.

Anjar mengatakan, dari temuan yang ada, usia ataupun masa pendirian candi itu belum dapat diperkirakan. "Datanya masih sedikit sekali," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, reruntuhan candi ditemukan oleh pekerja bangunan perumahan itu pada Jumat (27/9/2013) pagi. Struktur ditemukan saat para pekerja menggali lubang untuk septic tank.

Pada kedalaman 50 sentimeter, cangkul para pekerja membentur benda keras yang ternyata batu berbentuk kotak dengan pahatan rapi menyerupai batu candi. Temuan langsung dilaporkan ke BPCB DIY.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X