Kompas.com - 15/11/2013, 14:35 WIB
Tim Arkeolog BPCB lakukan Ekskavasi temuan candi di Halaman Perumahan Griya Tiara Indah  Bedingin Wetan Sumberadi Mlati Sleman
KOMPAS.com/wijaya kusumaTim Arkeolog BPCB lakukan Ekskavasi temuan candi di Halaman Perumahan Griya Tiara Indah Bedingin Wetan Sumberadi Mlati Sleman
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
 — Tim Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY melakukan ekskavasi penemuan batuan candi di halaman Perumahan Griya Tiara Indah, Bedingin Wetan, Sumberadi, Mlati, Sleman. Setidaknya ada sekitar 15 orang yang turut serta dalam proses ekskavasi, termasuk juga dari mahasiswa Arkeologi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Reruntuhan candi kali pertama ditemukan oleh pegawai bangunan pada 27 September 2013 lalu. Saat itu, sekitar pukul 10.00 WIB, beberapa pegawai bangunan sedang mengali lubang septic tank di salah satu bangunan Perumahan Griya Tiara Indah.

Di kedalaman sekitar 50 cm, cangkul pegawai bangunan mengenai benda keras. Ketika diperiksa, ternyata benda tersebut adalah batu berbentuk kotak tebal dan terdapat pahatan rapi menyerupai batu candi. Temuan itu lantas segera dilaporkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY di Jalan Solo Km 15, Bogem, Kalasan, Sleman.

"Dari laporan penemuan itu, kami langsung melakukan survei ke lapangan. Hasil analisis, batu-batu yang telah ditemukan itu memang batu candi," jelas salah satu staf Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY, Anjar Nugroho, saat ditemui di lokasi ekskavasi, Jumat (15/11/2013).

Ia mengungkapkan, dari hasil itulah, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY menindaklanjuti dengan melakukan ekskavasi penyelamatan. Hal ini dilakukan guna mencari data-data apakah batuan tersebut bagian dari struktur candi atau bukan.

"Ekskavasi ini dilakukan bersama-sama dengan mahasiswa Arkeologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Mulai 11 November kemarin rencananya sampai 22 November besok," paparnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X