Demi Bertahan Hidup, Anak TKI di Nunukan Jual Sabu

Kompas.com - 13/11/2013, 17:14 WIB
|
EditorFarid Assifa
NUNUKAN, KOMPAS.com — Berpisah dari orangtua membuat KS (16), siswa kelas satu salah satu SMK di Nunukan harus membanting tulang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, termasuk kebutuhan biaya sekolah. Sejak sekolah di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) —setingkat SMP—, KS harus berpisah dari orangtuanya yang bekerja sebagai buruh di Malaysia. Sepulang sekolah, KS terpaksa bekerja sebagai buruh angkut di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.

“Dia itu mandiri, karena terpisah dari orangtuanya yang bekerja di Malaysia, sepulang sekolah di SMK, dia bekerja sebagai TKBM (buruh angkut) di pelabuhan," jelas Kasubag Humas Kepolisian Resor Nunukan, Aipda M Karyadi.

Sulitnya kehidupan di Nunukan, apalagi di usia KS yang masih belia, membuat remaja ini menempuh jalur pintas. Sudah tiga bulan terakhir, KS diketahui sering memesan sabu-sabu dari seseorang di Pasar Baru. Sabu tersebut diperkirakan berasal dari Malaysia. KS kemudian menjual kembali sabu itu.

"Dia beli dua bungkus sabu-sabu senilai satu juta delapan ratus ribu dari seseorang di Pasar Baru," jelas M Karyadi.

Hari Senin (11/11/2013), KS yang tinggal di indekos di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Nunukan Tengah, ditangkap Satuan Tim Reskoba Polres Nunukan. Dari saku celana jins KS, Tim Reskoba Polres Nunukan mendapati sabu 0,60 kilogram yang dibungkus dalam 2 kemasan plastik disamarkan dalam bungkus rokok.

“Sekitar pukul 14.00, Tim Reskoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang diduga memiliki dan akan melakukan jual beli narkoba jenis sabu. Kemudian tim melakukan penyelidikan terhadap KS dan menggeledah KS di depan kos. Dari KS ditemukan dua bungkus sabu dan uang 50 ribu," jelas M Karyadi.

Untuk proses hukum, saat ini KS ditahan di sel tahanan Polres Nunukan. “Sementara KS diperiksa secara intensif di Polres Nunukan. KS akan dijerat Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara," jelas M Karyadi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nelayan Temukan 10 Peluru Senjata AK-47 Saat Menyelam di Bali

Nelayan Temukan 10 Peluru Senjata AK-47 Saat Menyelam di Bali

Regional
Balita Ditemukan Tanpa Kepala, Dokter Forensik: Penyebab Kematian Tak Dapat Dinilai

Balita Ditemukan Tanpa Kepala, Dokter Forensik: Penyebab Kematian Tak Dapat Dinilai

Regional
Pulang Malam Hari, Remaja Wanita di Makassar Dibius 6 Pria, Disekap 3 Hari Tanpa Makan

Pulang Malam Hari, Remaja Wanita di Makassar Dibius 6 Pria, Disekap 3 Hari Tanpa Makan

Regional
Cerita Kegigihan Tukang Kebun Sekolah yang Punya 15 Anak, Jual Cacing Sebagai Sampingan

Cerita Kegigihan Tukang Kebun Sekolah yang Punya 15 Anak, Jual Cacing Sebagai Sampingan

Regional
Bocah 11 Tahun yang Tewas Digigit Ular Weling Tangkapannya Ditemukan Ibunya dengan Mulut Berbusa

Bocah 11 Tahun yang Tewas Digigit Ular Weling Tangkapannya Ditemukan Ibunya dengan Mulut Berbusa

Regional
Kapal Pengangkut TKI ke Malaysia Tenggelam di Riau, 10 Orang Hilang

Kapal Pengangkut TKI ke Malaysia Tenggelam di Riau, 10 Orang Hilang

Regional
Tahun Depan, Ganjar Targetkan Semua Daerah di Jateng Miliki Mal Pelayanan Publik

Tahun Depan, Ganjar Targetkan Semua Daerah di Jateng Miliki Mal Pelayanan Publik

Regional
Tenaga Honorer Akan Dihapus Bertahap

Tenaga Honorer Akan Dihapus Bertahap

Regional
Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Tak Juga Temukan Kapal Panji Saputra

Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Tak Juga Temukan Kapal Panji Saputra

Regional
Perusahaan Kapal China Tanggung Hak Finansial ABK yang Jenazahnya Dibuang ke Laut

Perusahaan Kapal China Tanggung Hak Finansial ABK yang Jenazahnya Dibuang ke Laut

Regional
Ini Permintaan Siswi SD di Wakatobi pada Jokowi, “Bapak Presiden Tolong Bantu Saya Ikut Ujian'

Ini Permintaan Siswi SD di Wakatobi pada Jokowi, “Bapak Presiden Tolong Bantu Saya Ikut Ujian"

Regional
Pelajar yang Bunuh Begal Divonis 1 Tahun, Pengacara: Kami Pikir-pikir

Pelajar yang Bunuh Begal Divonis 1 Tahun, Pengacara: Kami Pikir-pikir

Regional
Ini Motif Pelaku Pembunuhan Pelajar SMA yang 2 Bulan lalu Menghilang dan Ditemukan Tinggal Tengkorak Kepala

Ini Motif Pelaku Pembunuhan Pelajar SMA yang 2 Bulan lalu Menghilang dan Ditemukan Tinggal Tengkorak Kepala

Regional
Bea Cukai Palembang Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 2,5 Miliar ke Singapura

Bea Cukai Palembang Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 2,5 Miliar ke Singapura

Regional
Raja Keraton Agung Sejagat Masih Mengelak soal Motif Penarikan Uang ke Pengikutnya

Raja Keraton Agung Sejagat Masih Mengelak soal Motif Penarikan Uang ke Pengikutnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X