Kompas.com - 12/11/2013, 20:36 WIB
Ilustrasi Korupsi ShutterstockIlustrasi Korupsi
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan-Barat (Sulselbar) memeriksa empat pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sebagai saksi dalam kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2008 senilai Rp 8,8 miliar, Selasa (12/11/2013).

Saksi yang diperiksa dalam perkara tersebut yakni Kepala Badan Perencana Pembangunan (Bappeda) Sulsel Yaksan Hamzah, mantan Kepala Bappeda Sulsel Tan Malaka Guntur, Kadispenda Sulsel Tautoto Tanaranggina dan mantan Kepala Kesbangpol Andi Baso Gani.

"Keempat pejabat itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Andi Muallim yang kini masih menjabat sebagai Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulselbar, Gerry Yazid.

Selain sejumlah pejabat di lingkup Pemprov Sulsel, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Bank Sulsel dan staf Sekretariat DPRD Sulsel. "Pemeriksaan terhadap mantan pejabat di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) juga menguatkan temuan penyidik. Dimana sebelumnya telah ditemukan fakta jika tahun 2008 hanya sekitar 58 lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi masyarakat (ormas) yang terdaftar di Kesbangpol Pemprov Sulsel," ungkapnya.

Akan tetapi, dalam fakta persidangan menunjukkan pada tahun 2008 terdapat sekitar 202 LSM dan ormas yang menerima dana bansos. "Pemeriksaan saksi-saksi akan kembali dilanjutkan besok," kata Kepala Seksi Penyidikan Pidsus Kejati Sulselbar, Syahran Rauf.

Syahran menambahkan, terkait penerima dana bansos, Kejati Sulselbar memprioritaskan pemeriksaan terhadap legislator dan mantan legislator. Diketahui, dalam proses pencairan dana Bansos itu, sejumlah orang dilibatkan mulai dari staf komisi di DPRD Sulsel, sopir pribadi legislator, simpatisan hingga petugas kebersihan di DPRD Sulsel.

Sejumlah anggota DPRD Sulsel yang terlibat dalam bansos itu seperti Adil Patu, Mujiburrahman, Yagkin dan Ashabul Kahfi. Selain itu, Kejati Sulselbar juga bakal menyeret mantan Kepala Biro Keuangan Yushar Huduri, mantan Kepala Biro Kesejahteraan, Agama dan Pemberdayaan Perempuan (KAPP) Andi Sumange Alam dan Ilham Gazaling. Nama-nama itu disebut-sebut terdakwa Anwar Beddu (mantan bendahara Pemprov Sulsel) yang berperan penting dalam kasus itu. Anwar Beddu dalam kasus korupsi bansos Sulsel telah divonis 1 tahun 5 bulan oleh Pengadilan Tindak Pidana (Tipikor) Makassar dan kini telah menjalani hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunungsari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X