Kompas.com - 11/11/2013, 20:37 WIB
Beras raskin bercampur kerikil di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (1/5/2013). Kompas.com/ M Agus Fauzul HakimBeras raskin bercampur kerikil di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (1/5/2013).
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Baru dua bulan pensiun sebagai pegawai Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre XII Madura, Ahmad Yani langsung ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Penyidik Polres Pamekasan dalam kasus korupsi bantuan beras untuk rakyat miskin (raskin) di Kabupaten Pamekasan.

Yani-panggilannya-diketahui terlibat dalam kasus penggelapan bantuan Raskin di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan. Keterlibatan mantan koordinator lapangan (Korlap) Raskin tahun 2012 ini berdasarkan keterangan sejumlah saksi, termasuk Mustahep, Kades Larangan Slampar, yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Polres Pamekasan, karena kasus yang sama.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan, AKP Muhammad Nur Amin, Senin (11/11/2013) menjelaskan, dari keterangan Kades Larangan Slampar Mustahep, Yani merupakan pejabat Bulog yang mengatur strategi penggelapan bantuan raskin di Pamekasan.

"Yani sudah dikonfrontir oleh penyidik dengan beberapa saksi, termasuk Mustahep. Karena Mustahep tidak mau masuk penjara sendiri, akhirnya dia memberikan keterangan yang berkaitan dengan Yani," kata Nur Amin.

Terungkapnya kasus korupsi di Desa Slampar ini setelah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Subianto melapor ke Polres Pamekasan terkait penggelapan raskin di desanya. Dalam laporan itu disebutkan bahwa raskin di desa itu hanya didistribusikan sebanyak tiga kali dalam setahun.

Penggelapan itu terjadi sejak tahun 2010 lalu. Akibatnya, negara dirugikan Rp 2,6 miliar, untuk 30 kali ditribusi yang tidak sampai kepada rakyat penerima. "Raskin yang digelapkan juga termasuk raskin ke-13 di desa tersebut berdasarkan laporan yang kami terima," kata Nur Amin.

Berdasarkan laporan yang masuk ke DPRD Pamekasan, dugaan kasus korupsi Raskin terjadi hampir di semua desa di Kabupaten Pamekasan sejak program raskin digulirkan tahun 2008 lalu. Bahkan hasil penelitian Lembaga Pemantau Kebijakan Publik (LPP) di Pamekasan, kerugian negara yang diakibatkan karena penggelapan raskin, mencapai Rp 58,8 miliar setiap tahunnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Pamekasan, menahan Urip, Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, atas dugaan penyelewengkan raskin di desanya. Kini Urip sementara waktu menjalani penahanan di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.