Korban Heli Jatuh Kapten Sardi Sempat Minta Kopi dan Sepatu Putih

Kompas.com - 10/11/2013, 19:00 WIB
Enam unit helikopter Mi-17 V5 buatan Rusia saat diserahkan dari Rusia kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan di Skadron 21/Sena, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (26/8/2011). Enam helikopter Mi-17 V5 tersebut merupakan helikopter angkut militer yang dapat mengangkut 36 personil atau beban seberat tiga ton, dan akan mengisi Skadron 31/Serbu Semarang. KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN Enam unit helikopter Mi-17 V5 buatan Rusia saat diserahkan dari Rusia kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan di Skadron 21/Sena, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (26/8/2011). Enam helikopter Mi-17 V5 tersebut merupakan helikopter angkut militer yang dapat mengangkut 36 personil atau beban seberat tiga ton, dan akan mengisi Skadron 31/Serbu Semarang.
EditorBambang Priyo Jatmiko

TARAKAN, KOMPAS.com — Kapten CZI Sardi yang merupakan anggota TNI AD menjadi salah satu korban tewas dalam jatuhnya helikopter Mi-17 milik TNI AD. Dia sempat memiliki firasat sebelum terjadinya tragedi itu.

Amiruddin, salah satu ipar Kapten Sardi, mengungkapkan dalam kesehariannya ia melihat korban sebagai ipar yang sangat baik. Bahkan tiga hari lalu, Sardi sempat minta dibelikan sepatu warna putih.

"Tiga hari lalu itu, Sardi minta kepada saya dibelikan sepatu warna putih. Permintaan Sardi ini saya kabulkan, dan bersama saya ke toko sepatu. Sardi mengambil sepatu warna putih yang dinginkannya," tutur Amiruddin, Minggu (10/11/2013).

Sementara itu, Aviq, pegawai di Ruang VIP Bandara Juwata, Tarakan, mengaku kaget saat mengetahui Sardi menjadi salah satu korban helikopter yang jatuh tersebut. Pasalnya, Jumat (8/11/2013), ia masih sempat bertemu dengan Kapten Sardi di Ruang VIP dan minta dibikinkan kopi.   

"Waktu itu Pak Sardi minta dibikinkan kopi, saya kaget kok tumben Pak Sardi minta kopi. Padahal setiap ketemu tidak pernah minta kopi. Baru kali ini minta kopi. Saya berharap beliau selamat dari kecelakaan helikopter itu sebab beliau itu sangat baik," ujarnya.

Sementara itu, hingga saat ini, Amiruddin belum diizinkan masuk oleh petugas dari TNI AL dan AU yang menjaga di RS AL (Rumkital) tempat korban disimpan. Amiruddin mengungkapkan bahwa dia mendapat kabar meninggalnya Sardi dari adiknya yang merupakan istri Sardi.

"Adik saya telepon kalau suaminya salah satu anggota TNI yang ada di helikopter tersebut. Karena dapat informasi ini, saya ke Rumkital untuk mengecek langsung kebenarannya, tapi saya belum tahu nasib ipar saya ini," ujarnya. (Junisah/Tribun Kaltim)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lion Air Tutup Sementara Penerbangan dari Surabaya ke Pontianak

Lion Air Tutup Sementara Penerbangan dari Surabaya ke Pontianak

Regional
Tarik Pukat di Laut Belitung, Seorang ABK Dilaporkan Hilang

Tarik Pukat di Laut Belitung, Seorang ABK Dilaporkan Hilang

Regional
Para Kang Bhabin Sasar Guru dan Siswa, Pinjamkan 'Handy Talky' untuk Belajar Jarak Jauh

Para Kang Bhabin Sasar Guru dan Siswa, Pinjamkan "Handy Talky" untuk Belajar Jarak Jauh

Regional
Unair Siapkan Sanksi Akademik untuk Mahasiswa Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik

Unair Siapkan Sanksi Akademik untuk Mahasiswa Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik

Regional
Terima Paket Berisi Kue Tradisional Berbahan Ganja, Mahasiswa Amerika Ditangkap

Terima Paket Berisi Kue Tradisional Berbahan Ganja, Mahasiswa Amerika Ditangkap

Regional
Percepat Penanganan Covid-19, Ganjar Optimalkan Satkorwil di 6 Eks Karesidenan

Percepat Penanganan Covid-19, Ganjar Optimalkan Satkorwil di 6 Eks Karesidenan

Regional
Pulihkan Ekonomi Banten, Gubernur Wahidin Halim Pinjam PT SMI Rp 4 Triliun

Pulihkan Ekonomi Banten, Gubernur Wahidin Halim Pinjam PT SMI Rp 4 Triliun

Regional
Polisi Panggil Jerinx SID Terkait Laporan IDI Bali soal Dugaan Ujaran Kebencian

Polisi Panggil Jerinx SID Terkait Laporan IDI Bali soal Dugaan Ujaran Kebencian

Regional
Hendak Diisolasi di Pontianak, Seorang Penumpang Pesawat dari Surabaya Kabur

Hendak Diisolasi di Pontianak, Seorang Penumpang Pesawat dari Surabaya Kabur

Regional
Ayo Ulurkan Tangan Bantu Guru di Perbatasan RI–Malaysia Cerdaskan Anak Bangsa

Ayo Ulurkan Tangan Bantu Guru di Perbatasan RI–Malaysia Cerdaskan Anak Bangsa

Regional
Penumpang Pesawat Positif Corona Saat Tiba di Pontianak, Gubernur Kalbar: Ini Menunjukkan Jeleknya Pengawasan di Bandara

Penumpang Pesawat Positif Corona Saat Tiba di Pontianak, Gubernur Kalbar: Ini Menunjukkan Jeleknya Pengawasan di Bandara

Regional
Perjalanan Panjang Guru Honorer Peroleh Hidup Layak

Perjalanan Panjang Guru Honorer Peroleh Hidup Layak

Regional
Seumuleung Tradisi Menyuapi Sang Raja Baru di Aceh, Digelar Sejak 500 Tahun yang Lalu

Seumuleung Tradisi Menyuapi Sang Raja Baru di Aceh, Digelar Sejak 500 Tahun yang Lalu

Regional
2 Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Reaktif Rapid Test di Pontianak Positif Covid-19

2 Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Reaktif Rapid Test di Pontianak Positif Covid-19

Regional
Mengunjungi Tempino, Kota Minyak Masa Belanda, Ada Bioskop Terkunci Sejak 30 Tahun Lalu

Mengunjungi Tempino, Kota Minyak Masa Belanda, Ada Bioskop Terkunci Sejak 30 Tahun Lalu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X