Mabuk Sambil Bawa Sangkur, PNS Ditangkap Polisi

Kompas.com - 09/11/2013, 23:15 WIB
Dua Pemuda Mabuk (Kiri) Yang Membawa Senjata Tajam Diamankan Anggota Polres Kupang Kota Kompas.com/Sigiranus Marutho BereDua Pemuda Mabuk (Kiri) Yang Membawa Senjata Tajam Diamankan Anggota Polres Kupang Kota
KUPANG, KOMPAS.com - YP (32) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sekretariat Daerah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditangkap tim Polres Kupang Kota, lantaran  mabuk minuman keras sambil membawa senjata tajam.

Wakil Kepala Polres Kupang Kota, Komisaris Yulian Perdana, kepada Kompas.com, Sabtu (9/11/2013) mengatakan YP ditangkap bersama beberapa temannya saat pesta minuman keras.

“Ada delapan orang pemabuk yang kami amankan, dua di antaranya membawa senjata tajam yakni YP membawa senjata tajam jenis sangkur dan JD (21) membawa sebuah keris. Mereka ditangkap di tempat pesta di Jalan Sam Ratulangi beserta sejumlah barang bukti,” papar Yulian.\

Yulian mengimbau agar warga mematuhi aturan saat membuat kegiatan yang mengundang massa seperti pesta atau perayaan lainnya. “Warga harus ajukan izin keramaian ke polisi dan patuhi batas waktu kegiatan maksimal pukul 24.00. Selain itu, jauhi mabuk minuman keras dan membawa senjata tajam. Jangan sampai pesta atau perayaan menjadi sarana kejahatan, karena sudah ada contoh warga jadi korban akibat pesta atau perayaan yang tidak terkontrol,” kata dia.

“Kapolres melalui babin kamtibmas, sudah sering imbau warga untuk sama sama jaga ketertiban dan cegah kerawanan kamtibmas dengan melakukan sosialisasi izin keramaian dan akibat buruk mabuk minuman keras, apalagi bawa senjara tajam,”pungkasnya.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X