Bupati Cuti Kampanye, Garut 3 Hari Tanpa Kepala Daerah

Kompas.com - 08/11/2013, 20:36 WIB
Anggota KPUD Garut menunjukkan Banner berisi foto pasangan calon bupati Garut yang akan maju pada Pilkada putaran kedua , Minggu (17/11/2013) mendatang.  KOMPAS.com / Syahrul MunirAnggota KPUD Garut menunjukkan Banner berisi foto pasangan calon bupati Garut yang akan maju pada Pilkada putaran kedua , Minggu (17/11/2013) mendatang.
|
EditorFarid Assifa

GARUT, KOMPAS.com - Maju dalam pilkada putaran kedua, Bupati Garut Agus Hamdani mendapatkan izin cuti dari Gubernur Jawa Barat selama tiga hari untuk menggelar kampanye, yakni pada tanggal 11, 12 dan 13 November 2013.

Kepala Bagian Informatika Setda Kabupaten Garut, Basuki Eko menjelaskan, izin tersebut tertuang dalam SK Gubernur Jabar No 865/Kep.1548-Pem.Um/2013 tanggal 7 November 2013. "Suratnya diterima hari ini. Sedang terkait kekosongan jabatan bupati, Gubernur Jawa Barat menunjuk Sekda Iman Alirahman sebagai pelaksana harian bupati melalui SK Gubernur No 131/Kep.1549-Pem.Um/2013 tentang penunjukan Sekretaris Daerah Garut sebagai pelaksana harian (Plh) Bupati Garut," kata Eko, Jumat (8/11/2013) siang.

Selama masa cuti tersebut, lanjut Eko, Bupati Agus Hamdani tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas negara yang terkait dengan jabatannya. “Izin cuti sebagaimana tertulis dalam SK Gubernur tersebut adalah di luar tanggungan negara. Jadi, semua fasilitas yang melekat pada beliau sebagai bupati seperti mobil dinas, protokoler, pengawalan itu tidak dapat digunakan,” jelasnya.

Sementara itu, anggota KPU Garut, Abdal menjelaskan, pelaksanaan kampanye putaran kedua ini bersifat tertutup.            

“Kali ini kampanye hanya pertemuan saja. Hanya penajaman visi dan misi. Tidak ada rapat umum,” kata Abdal.         

Sesuai kesepakatan dengan semua pasang calon, lanjut Abdal, kampanye putaran kedua ini dibagi ke dalam 3 zona. Yakni zona 1 meliputi Kecamatan Sucinaraja, Wanaraja, Pangatikan, Sukawening, Karang Tengah, Leles, Kadungora, Cibiuk, Leuwigoong, Limbangan, Cibatu, Selaawi, Kersamanah, dan Malangbong. Zona ini disebut sebagai wilayah Garut utara. 

Selanjutnya zona dua atau wilayah Garut tengah meliputi Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Samarang, Pasirwangi, Banyuresmi, Cilawu, Bayongbong, Cigedug, Cikajang, Cisurupan, Sukaresmi dan Karangpawitan. Kemudian zona tiga atau wilayah Garut selatan meliputi Kecamatan Pameungpeuk, Cisewu, Cibalong, Caringin, Cisompet, dan Pakenjeng.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Regional
Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Regional
Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Regional
Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Regional
Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Regional
Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Regional
Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Regional
Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X