Kompas.com - 08/11/2013, 13:40 WIB
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (Sulsel), Komisaris Besar (Kombes) Polisi Richard M Nainggolan. KOMPAS.com/Hendra Cipto Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (Sulsel), Komisaris Besar (Kombes) Polisi Richard M Nainggolan.
|
EditorGlori K. Wadrianto
MAKASSAR, KOMPAS.com - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Richard M Nainggolan mengusulkan penyidik Polres Gowa dan Polda Sulselbar untuk melakukan tes ulang urine, darah, serta rambut atas Silvy, istri Kepala Polres Halmahera Utara, AKBP Eko Djunaedi.

"Untuk mengetahui terjadinya kesalahan di mana, sebagai alternatif pemeriksaan ulang bagus dilakukan. Nanti saya usulkan kepada penyidik untuk memeriksa ulang urine, darah serta rambut semua tersangka," kata Richard.

Richard menambahkan,  ada anggota Polsekta Tinggi Moncong, Aiptu Anwar Sulaiman beserta istrinya, Ian yang juga tersandung kasus ini. Penyidikan keduanya menjadi kewenangan Polres Gowa. Meski begitu, BNNP Sulsel tetap melakukan pengawasan.

"Ya dari hasil pemeriksaan, urine dan 12 sachet yang diduga sabu itu negatif. Jadi barang bukti itu bukan sabu. Ya penyidik melakukan pemeriksaan secara normatif berdasarkan fakta-fakta. Untuk membuktikan Selvy, Anwar dan Ian tidak mutlak berdasarkan hasil tes urine. Kan bisa dari bukti-bukti lain yang disita polisi. Tidak mesti juga pengedar itu sebagai pengguna, jadi bisa saja urinenya negatif," kata Richard.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Forensik (Labfor) cabang Makassar, Kombes Nur Samran saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menegaskan, 12 sachet barang bukti yang dibawa penyidik Polres Gowa bukanlah sabu.

Nur menjamin tidak akan bermain-main dalam melakukan pemeriksaan terkait kasus narkoba yang melibatkan istri polisi tersebut. "Labfor tidak main-main dalam melakukan pemeriksaan. Seperti yang diumumkan Polres Gowa, ya itu hasilnya. Jika polisi bawa sabu ke sini, hasilnya pasti sabu. Jika polisi bawa susu, ya pasti susu hasilnya. Tidak mungkin kita mau ubah-ubah hasil pemeriksaan," tegasnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulselbar, Kombes Endi Sutendi mengaku belum menerima hasil penyelidikan Divisi Propam Polda Sulselbar terkait kasus narkoba yang ditangani Polres Gowa tersebut.

"Sementara diselidiki dan semuanya diperiksa, baik Polres Gowa maupun Puslabfornya. Tunggulah hasilnya, di mana letak kesalahan prosedur penanganan kasusnya," jawabnya singkat.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X