Kompas.com - 07/11/2013, 15:38 WIB
Dua pemain timnas U19, Paulo Oktavianus Sitanggang, dan Sabeq Fahmi Fachrezy, saat menjadi narasumber seminar bertajuk KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoDua pemain timnas U19, Paulo Oktavianus Sitanggang, dan Sabeq Fahmi Fachrezy, saat menjadi narasumber seminar bertajuk "sumpah pemuda Jember melawan narkoba", Kamis (7/11/13)
|
EditorGlori K. Wadrianto
JEMBER, KOMPAS.com — Pengguna obat keras dan berbahaya dari kalangan pelajar di Jember, Jawa Timur, terbilang memprihatinkan. Catatan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Jember, pengguna narkoba kini merambah ke kalangan siswa yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

“Kalau kalangan pelajar SMA dan SMP jumlahnya sudah tidak karu-karuan. Namun untuk siswa SD jumlahnya sudah mencapai lebih kurang sekitar 200 pelajar. Jumlah itu sejak bulan Januari hingga bulan ini,” ungkap Ketua Pelaksana Harian BNK Jember, Komisaris Polisi Teduh TSW, Kamis (7/11/2013).

Hasil analisis BNK, kata dia, pelajar SD yang mengonsumsi obat keras itu karena sengaja disuplai oleh para bandar, bahkan ada yang dipaksa untuk meminumnya. ”Namanya anak kecil, mereka disuruh minum apa saja ya mau. Setelah mereka ketagihan, mereka dipaksa untuk membeli,” kata Teduh.

Teduh menambahkan, faktor lingkungan menjadi hal dominan terkait tingginya angka pelajar SD yang mengonsumsi obat-obatan berbahaya itu. “Biasanya ada yang pernah mengonsumsi di lingkungan sekitarnya, akhirnya ada ikut-ikutan. Bahkan pernah ada orangtua yang datang kepada kami, anaknya yang masih SD mengonsumsi obat hingga 200 butir. Kita akhirnya langsung merujuk untuk direhabilitasi, meskipun tidak sembuh 100 persen,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, BNK pun terus menggencarkan sosialisasi ke sekolah-sekolah. “Kami terus berupaya untuk meminimalisasi peredaran obat keras tersebut. Namun juga harus diimbangi dengan pengawasan orangtua. Sebab jika tidak, akan menjadi sulit untuk mengatasi problem ini,” tegasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X