Disekap Dua Hari, Bocah 13 Tahun Diperkosa Tiga Lelaki

Kompas.com - 07/11/2013, 14:15 WIB
Ilustrasi KOMPAS.comIlustrasi
|
EditorGlori K. Wadrianto
MANADO, KOMPAS.com - Seorang anak di bawah umur yang baru berusia 13 tahun di Tomohon, diperkosa secara bergilir oleh tiga pria.

Tragisnya perkosaan itu dilakukan selama dua hari berturut-turut, saat korban disekap di sebuah rumah kosong. Para pelaku diidentifikasi sebagai RFS alias Randy (22), RCW alis Bokir (20) dan FP alias Fendy (29).

"Para pelaku sudah ditahan di Polres Tomohon saat ini, dan kasusnya sedang dalam pengembangan penyidikan," kata Kasat Reskrim Polres Tomohon, AKP Dermanto Nasirun, Kamis (7/11/2013).

Kejadian bermula ketika korban yang tinggal bersama neneknya diajak jalan-jalan oleh para pelaku, Senin (4/11/2013) lalu. Karena merasa kenal, korban pun mengiyakan ajakan itu.

Para pelaku kemudian membawa korban ke sebuah rumah kosong. Di rumah itu para pelaku mengonsumsi minuman keras hingga mabuk. Korban juga dipaksa menenggak minuman keras.

Di saat korban sudah mabuk, ketiga pelaku lalu mulai melucuti pakaian korban satu persatu lalu memperkosa bergantian.

Lebih tragis lagi, para pelaku kemudian menyekap korban selama dua hari, dan terus secara bergilir menyetubui korban. Aksi bejat para pelaku terbongkar ketika nenek korban curiga cucunya tidak pulang rumah selama dua hari.

Nenek korban lalu meminta bantuan warga sekitar untuk mencari korban. Warga yang beramai-ramai mencari korban mendapati para pelaku dan korban berada di rumah kosong tersebut.

Para pelaku nyaris menjadi korban amukan warga andai tidak  dilerai oleh satu warga yang juga anggota polisi. Para pelaku pun kemudian digiring ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X