Pemeriksaan Psikologis, Anggara Jawab 100 Pertanyaan

Kompas.com - 06/11/2013, 17:32 WIB
Anggara Putra Trisula saat menjalani pemeriksaan di RS Bhayangkara, Surabaya, Rabu (6/11/2013). SURYA/M TAUFIKAnggara Putra Trisula saat menjalani pemeriksaan di RS Bhayangkara, Surabaya, Rabu (6/11/2013).
EditorKistyarini

SURABAYA, KOMPAS.com — Anggara Putra Trisula, tersangka penabrak belasan siswa SMA Hang Tuah 2 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, harus menyelesaikan beberapa jenis tes ketika menjalani pemeriksaan psikologis di RS Bhayangkara Surabaya, Rabu (6/11/2013).

Dalam tes itu, Anggara harus menjawab sejumlah pertanyaan, termasuk tentang pribadinya dan peristiwa di SMA Hang Tuah 2 Gedangan pada Kamis (31/10/2013) lalu. "Tes ini dilakukan untuk mengetahui kondisi psikologis yang bersangkutan," kata dokter Roni Subagyo, yang menangani tes psikologis terhadap Anggara.

Dalam tes wawancara pribadi, Anggara diminta menjelaskan semua tentang diri dan keluarganya. Setelah itu, dia ditanyai tentang kronologi peristiwa yang terjadi di Hang Tuah tersebut. Untuk tes tulis, ada 100 soal yang harus diselesaikan Anggara.

"Dari pengakuan sementara, saat kejadian itu dia panik karena dikerubuti banyak orang. Karena kepanikannya itulah, dia berusaha kabur hingga menabrak beberapa orang," ungkap Roni.

Anggara (19), putra Brigjen Pol (Pur) Totok Sudharto, ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan penyidik Reskrim Polres Sidoarjo. Penetapan status tersangka sekaligus penahanan dilakukan penyidik sejak Senin (4/11/2013) malam sekitar pukul 21.20 WIB.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

Regional
Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Regional
Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Regional
Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Regional
Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Regional
Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Regional
Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Regional
Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

Regional
Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Regional
Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

Regional
Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X