Kompas.com - 06/11/2013, 11:10 WIB
Ilustrasi Pemilu ShutterstockIlustrasi Pemilu
EditorKistyarini

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Pemilihan Kepala Daerah Lampung hingga kini belum jelas. Kementerian Dalam Negeri berpandangan, Pilkada Lampung pada akhir 2013 sulit terlaksana. Namun, Komisi Pemilihan Umum setempat tetap bersikukuh mengagendakan pilkada pada 2 Desember 2013.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Djohermansyah Djohan dihubungi Senin (4/11/2013) mengatakan, polemik jadwal pilkada Lampung merupakan persoalan pelik. ”Penyebabnya Pemprov Lampung tidak menganggarkan (dana pilkada) pada 2013. KPU Lampung berkeberatan jika pilkada diundur ke 2014,” ujarnya.

Dia memaklumi langkah Pemprov Lampung yang tidak menganggarkan dana Rp 137 miliar dalam APBD 2013. APBD Perubahan pun batal dibahas. ”Dari hasil telaah APBD, Lampung defisit Rp 300 miliar sehingga tidak ada anggaran untuk pilkada. Namun, Gubernur Lampung sudah berjanji menganggarkannya pada APBD 2014,” katanya.

Pekan lalu, KPU Lampung mengajukan permohonan dana talangan pilkada ke pemerintah pusat melalui Kemendagri. Namun, Djohan mengisyaratkan dana talangan sulit diwujudkan. Itu pun tak serta-merta menyelesaikan polemik jadwal pilkada.

”Sesuai aturan, beban dana pilkada adalah APBD daerah. Pengajuan dana pemerintah (pusat) juga butuh proses tak sesaat. Sekarang sudah November. Pilkada Lampung pada 2 Desember 2013 tidak visibel,” ujarnya.

Menurut dia, Pilkada Lampung paling cepat bisa digelar Januari 2014 seiring pengesahan APBD Lampung 2014. ”Jika tidak bisa, pilihannya memundurkan ke April 2014 digabungkan dengan pemilu legislatif. KPU tinggal mengadakan penambahan kotak dan surat suara. Lampung bisa menjadi percontohan dibarengkannya pilkada dan pemilu yang efisien,” katanya.

Namun, Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono keberatan dengan usulan Kemendagri. Dia menilai Kemendagri inkonsisten dan tidak tegas. ”Pemajuan jadwal ke 2013 bukan putusan kami semata. Justru Mendagri sebelumnya yang meminta jadwal dimajukan. Namun, Kemendagri tidak tegas mendesak Pemprov Lampung menganggarkan dana (pilkada),” ujar Nanang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lampung adalah satu dari 43 daerah yang jadwal pilkadanya dimajukan ke 2013 agar tak tumpang tindih dengan pemilu. Jabatan Sjachroedin ZP, gubernur saat ini, berakhir 2 Juni 2014.

Nanang sangsi Pilkada Lampung dapat digelar Januari 2014. Sebab, dana APBD tidak bisa langsung dicairkan pada Januari. Usulan membarengkan pilkada dan pemilu pada April 2014 juga sulit dilaksanakan KPU Lampung. ”Sistem manajemen di pileg (pemilu) berbeda dengan pilkada. Jika dipaksakan, namanya bukan percontohan, melainkan coba-coba,” katanya.

Alternatif lain membarengkan pilkada dengan pemilihan presiden, Juni 2014. Namun, ini juga akan menimbulkan komplikasi baru. Prosesnya harus diulang dan calon ditentukan lewat perolehan suara parpol. Padahal, saat itu sudah terjadi perubahan kursi di DPRD. (jon)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.