Tak Sabar Menunggu, Penjemput Jemaah Haji Dobrak Pintu Stadion

Kompas.com - 04/11/2013, 17:05 WIB
Keluarga memaksa masuk bus-bus pembawa jemaah haji yang baru tiba dari Tanah Suci di Majene, Sulawesi Barat, Senin (4/11/2013). KOMPAS.com/ JunaediKeluarga memaksa masuk bus-bus pembawa jemaah haji yang baru tiba dari Tanah Suci di Majene, Sulawesi Barat, Senin (4/11/2013).
|
EditorKistyarini

MAJENE, KOMPAS.com — Penjemputan jemaah haji di Stadion Parasamya, Majene, Sulawesi Barat, Senin (4/11/2013), berlangsung kacau. Ratusan keluarga jemaah haji yang menunggu sejak pagi tidak sabar dan nekat menerobos pintu masuk stadion serta barikade pengamanan tim gabungan polisi, Satpol PP, dan aparat TNI.

Petugas keamanan hanya memperbolehkan perwakilan keluarga untuk menjemput jemaah haji masuk ke dalam stadion. Pihak keamanan beralasan jemaah haji merasa lelah karena baru tiba dari perjalanan jauh sehingga tidak semua anggota keluarga perlu masuk ke stadion.

Namun, warga menolak aturan itu sehingga mereka nekat mendobrak pintu masuk stadion yang awalnya hanya dibuka seluas badan orang dewasa dan dijaga aparat keamanan. Setelah pintu jebol, ratusan penjemput menyerbu dan berdesakan masuk ke dalam stadion. Ada beberapa orang yang terjatuh akibat berdesakan.

Seorang penjemput, Rini, menceritakan, keluarga dilarang masuk ke stadion sementara di luar tidak ada tempat berteduh. Padahal saat itu sinar matahari cukup terik.  “Warga yang tak sabar ingin bertemu keluarganya terpaksa nekat mendobrak pintu ramai-ramai dan menyerbu masuk,” ujar Rini.

Para penjemput juga menyerbu bus-bus yang membawa jemaah haji. Meskipun dilarang naik bus, banyak penjemput yang tidak peduli dan memaksa masuk bus untuk menemui keluarga mereka yang baru tiba dari Tanah Suci.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X