Kompas.com - 02/11/2013, 10:01 WIB
Ilustrasi. Buku Nikah. KOMPAS.com/TaufiqurrahmanIlustrasi. Buku Nikah.
|
EditorSandro Gatra
SENGKANG, KOMPAS.com - Kelangkaan buku nikah yang tengah terjadi di sejumlah daerah di Indonesia ternyata sudah dirasakan oleh warga di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dalam tiga tahun terakhir. Ratusan berkas menumpuk di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat menunggu dikirimnya buku nikah dari pusat.

"Sudah tiga tahun di sini langka (buku nikah)," kata Andi Hasbi Kepala KUA Kecamatan Tempe Sengkang, Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/11/2013).

Berdarkan data Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, setidaknya ada 1.029 pasangan yang sudah menikah, namun belum memiliki buku nikah. Khusus di bulan Oktober, ada 600 pasangan yang belum mendapatkan buku nikah. Meski tak ada stok buku nikah, pihak KUA tetap memproses administrasi pernikahan.

Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Wajo M Rafi Rasyid mengatakan, kelangkaan buku nikah tersebut disebabkan tersendatnya pengiriman buku nikah dari pusat. "Agustus lalu masih ada KUA yang memiliki stok buku nikah. September stok buku nikah sudah habis dan hingga Oktober ini juga belum ada kiriman stok dari pusat," ujar Rafi.

Rafi menjelaskan, sepanjang Juli sampai September 2011, Kemenag Kabupaten Wajo juga sempat kehabisan stok buku nikah. Kiriman dari pusat baru masuk pada Oktober 2011. "Sejak saat itu, pengiriman buku nikah dari Pusat mulai tersendat sehingga pasangan yang sudah menikah terpaksa harus menunggu kiriman buku nikah," pungkasnya.

Seperti diberitakan, kelangkaan buku nikah terjadi di berbagai daerah. Pasangan suami istri hanya mendapatkan bukti berupa surat keterangan sebagai pengganti buku nikah. Penukaran surat keterangan menjadi buku nikah nantinya disebut tak akan dipungut biaya. Pihak Kemenag beralasan kelangkaan itu diakibatkan telatnya persetujuan anggaran.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.