"Nongkrong" Bersama, Saling Ejek, lalu Tawuran Lagi...

Kompas.com - 02/11/2013, 05:55 WIB
Ilustrasi Google ImageIlustrasi
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MAKASSAR, KOMPAS.com — Sabtu (2/11/2013) dini hari, untuk ketiga kalinya terjadi tawuran antara pemuda di Jalan Abdullah Daeng Sirua dan Jalan Bonto Bila, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Diduga, tawuran dipicu saling ejek di antara para pemuda yang sebelumnya "nongkrong" bersama.

Salah seorang warga, Iman (25), mengatakan, dini hari itu dia melihat pemuda dari kedua "wilayah" berkumpul di satu lokasi. Entah apa pemicunya, muncul aksi saling ejek di antara mereka. Tak butuh waktu lama, tawuran pun tak terhindarkan.

Warga lain, Abbul Kadir (40), mengatakan, tawuran berlangsung selama dua jam. Polisi dari Polsek Panakukang sempat menghentikan tawuran itu, dan berlalu saat situasi sudah dianggap kondusif. Namun, hanya berjeda beberapa menit sejak polisi bergeser, tawuran terjadi lagi.

"Awalnya mereka tawuran hanya memakai batu. Ketika polisi tinggalkan lokasi, mereka yang kembali tawuran malah menggunakan senjata tajam seperti anak panah, parang, dan badik," ujar Kadir.

Karena situasi dianggap berbahaya, lanjut Kadir, warga hanya bisa melihat tawuran itu dari dalam rumah masing-masing. Tawuran baru berhenti setelah polisi kembali mendatangi lokasi itu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Buru Pencuri 33 Besi Pembatas Jalan di Jembatan Ampera

Polisi Buru Pencuri 33 Besi Pembatas Jalan di Jembatan Ampera

Regional
Tiga Bocah Tewas Tenggelam, Wagub Sulsel Minta Pengamanan Waduk Nipa-Nipa Ditingkatkan

Tiga Bocah Tewas Tenggelam, Wagub Sulsel Minta Pengamanan Waduk Nipa-Nipa Ditingkatkan

Regional
Gara-gara Benang Layangan, Listrik di Wonogiri Padam 3,5 Jam

Gara-gara Benang Layangan, Listrik di Wonogiri Padam 3,5 Jam

Regional
Tak Pernah Bepergian ke Luar Kota, Nenek 61 Tahun Terkonfirmasi Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Tak Pernah Bepergian ke Luar Kota, Nenek 61 Tahun Terkonfirmasi Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Kasus Korupsi, Anggota DPRD Muaro Jambi Divonis 2,5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi, Anggota DPRD Muaro Jambi Divonis 2,5 Tahun Penjara

Regional
Polisi Akan Selidiki Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Polisi Akan Selidiki Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Regional
Pasien Corona di Secapa AD Bandung Tersisa 12 Orang

Pasien Corona di Secapa AD Bandung Tersisa 12 Orang

Regional
Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus 'Kacung WHO', Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus "Kacung WHO", Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Regional
Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Regional
Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Regional
Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Regional
Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Regional
Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Regional
Tak Kenakan Masker dan Bersalaman Saat Hajatan, Tiga Warga Positif Covid-19

Tak Kenakan Masker dan Bersalaman Saat Hajatan, Tiga Warga Positif Covid-19

Regional
Tiang Penyangga Menara SUTET Roboh, 4 Pekerja Tewas

Tiang Penyangga Menara SUTET Roboh, 4 Pekerja Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X