Kompas.com - 01/11/2013, 18:53 WIB
|
EditorFarid Assifa

KOLAKA UTARA, KOMPAS.com — Kepala Unit Narkoba Polres Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Bripka Riyanto Sarira, menyatakan, satu dari dua orang yang ditangkap dalam operasi narkoba adalah narapidana yang mendapatkan keringanan bebas bersyarat. Dia mengatakan, tersangka bernama Mustiar tercatat sebagai narapidana di Rumah Tahanan Kelas IIB Kolaka. Maka dari itu, pihaknya akan berkoordinasi kembali dengan pihak Rutan Kolaka.

"Dia masih bebas bersyarat dan memang statusnya masih narapidana. Itu pun masuk ke LP karena kasus narkoba juga. Jenisnya sama, yaitu sabu. Jadi, Mustiar ini memang pemain lama. Dia bebas bersyarat sejak bulan Juli lalu. Itu kan masih baru sekali, eh malah berbuat lagi," ucapnya, Jumat (1/11/2013).

Dia mengatakan akan tetap memproses kasus ini. "Masalah status napinya tetap jadi pertimbangan, tapi ini kita lidik sampai tuntas dulu. Terlebih lagi, dia tertangkap bersama dengan istrinya, terus masih ada yang jadi DPO juga. Saya harus mengembangkan dulu jaringan yang telah dia bangun," tegasnya.

Namun, pihak Rumah Tahanan Kelas IIB Kolaka hingga saat ini masih belum bisa dimintai klarifikasi terkait status Mustiar. Salah satu staf rutan yang namanya enggan disebutkan mengaku, memang ada nama Mustiar di Rutan Kolaka.

"Kayaknya ada yang nama seperti itu, tapi untuk lebih jelasnya ketemu dengan bagian pembukuan dulu, biar bisa dicek langsung nama-nama yang mendapatkan bebas bersyarat," cetusnya.

Mustiar tertangkap tangan oleh Unit Narkoba Polres Kolaka Utara di Desa Tojabi, Kecamatan Lasusua, beberapa hari yang lalu. Saat ditangkap, Mustiar tengah bersama sang istri yang bernama Verawati. Polisi pun mengamankan empat paket sabu dan uang tunai Rp 1 juta lebih. Uang tunai itu diduga hasil dari penjualan barang haram tersebut.

Polisi juga mengamankan seorang lagi berinisial J. Dia berperan menghilangkan barang bukti sabu dengan cara dibakar atas perintah dari seseorang melalui telepon genggam. Akhirnya, seseorang yang memerintahkan J itu diketahui berinisial UM dan ditetapkan sebagai buron Polres Kolaka Utara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.