Tiru Jokowi, Wali Kota Malang Lelang Jabatan Lurah

Kompas.com - 31/10/2013, 21:00 WIB
Wali Kota Malang, Muhammad Anton (kedua dari kiri) dan Wakil Wali Kota Sutiaji (paling kiri) saat hadir dalam launching pajak online di Kota Malang, Senin (28/10/2013). KOMPAS.com/Yatimul AinunWali Kota Malang, Muhammad Anton (kedua dari kiri) dan Wakil Wali Kota Sutiaji (paling kiri) saat hadir dalam launching pajak online di Kota Malang, Senin (28/10/2013).
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com
- Wali Kota Kota Malang, Jawa Timur, Muhammad Anton mengaku meniru jejak Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dalam menempatkan pejabat di pemerintahan. Anton pun menggelar lelang jabatan untuk tiga kurah, camat dan kepala sekolah.

Rencana itu disampaikan Wali Kota Malang, Muhammad Anton, Kamis (31/10/2013) seusai rapat koordinasi dengan dewan pengupahan. "Pada November nanti, kita akan gelar lelang jabatan untuk lurah, camat dan kasek. Dari tiga institusi itu, yang pertama dilaksanakan lelang jabatan lurah dan camat. Untuk Kasek menyusul selanjutnya," kata Wali Kota yang akrab disapa Abah Anton itu.

Pemerintah Kota Malang, kata Abah Anton, sudah melakukan studi banding dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Jokowi. "Kita sah saja meniru sistem yang diterapkan pak Jokowi. Kalau itu positif, mari kita tiru," katanya.

Menurut Abah Anton, sesuai hasil studi banding ke Jakarta, lelang jabatan juga akan dilakukan secara transparan dan bekerjasama dengan akademisi di Malang. "Namun, lelang jabatan itu ternyata tidak gratis. Per orang itu harus membayar Rp 500.000. Rencana itu adalah dorongan dan usulan dari masyarakat untuk menyeleksi pemimpin di instansi tersebut," katanya.

Lanjut dia, lelang jabatan bertujuan mencari sosok yang benar-benar memiliki kemampuan profesional di jabatan tersebut. "Untuk menunjang kepemimpinanya sesuai dengan keinginan publik. Saatnya sudah maksimal dan profesional melayani masyarakat. Karena pejabat itu pelayan masyarakat. Harus jemput bola, jangan menunggu bola," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Regional
Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Regional
Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Regional
Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Regional
Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Regional
Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Regional
Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Regional
2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

Regional
Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Regional
Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Regional
7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

Regional
Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Regional
Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Regional
Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Regional
Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X