Ancam Pemadaman Listrik, Karyawan Kontrak PLN Mogok Kerja

Kompas.com - 31/10/2013, 14:26 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Karyawan kontrak PT PLN wilayah Lampung mengancam terjadinya pemadaman total di Lampung, jika upah buruh tenaga lepas tidak dinaikkan.

"Hari ini sampai besok kami mogok bekerja, tidak ada yang bekerja sampai tuntutan kami terpenuhi," kata salah satu perwakilan buruh PT PLN wilayah Lampung, Andi, Kamis (31/10/2013).

Menurut Andi, mogok kerja terjadi di semua sub sektor. "Bagaimana mungkin, semua kebutuhan sudah pada naik semua, kami hanya dibayar Rp 300.000 per bulan, sampai mana uang segitu," kata dia.

Sementara itu, ratusan demonstran yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Lampung (GRL) kembali menggelar aksi menuntut pemberlakuan upah layak nasional (ULN).


Koordinator Umum GRL Deni Kurniawan mengatakan, demo kali ini diikuti perwakilan sejumlah pabrik yang ada di Lampung. "Kami tidak melakukan mogok kerja total, namun kami melakukan aksi melambatkan proses kerja sampai besok," katanya.

Ada empat tuntutan yang dalam aksi unjuk rasa berjalan sepanjang dua kilometer dari Tugu Adipura sampai ke Kantor Gubernur Lampung. Pertama, mereka menuntut berlakukan sistem ULN dimulai pada ULN 2014, ditetapkan ULN sebesar Rp 3,7 juta per 1 Januari 2014. Massa juga menuntut penghapusan sistem kerja kontrak dan outsourcing.

"Terakhir, kami menuntut agar pemerintah mencabut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2013 tentang Kebijakan Penetapan Upah," ujar Deni dalam orasinya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor Landa Kabupaten Solok, 1.650 Warga Terisolasi

Longsor Landa Kabupaten Solok, 1.650 Warga Terisolasi

Regional
Rumah Dijadikan Tempat Prostitusi, Wanita Paruh Baya Ini Ditangkap

Rumah Dijadikan Tempat Prostitusi, Wanita Paruh Baya Ini Ditangkap

Regional
Mudik Lebaran 2020, PT KAI Divre III Palembang Siapkan 63.228 Tiket

Mudik Lebaran 2020, PT KAI Divre III Palembang Siapkan 63.228 Tiket

Regional
Dikira Harimau, Jejak Kaki Kucing Hutan Bikin Heboh Warga Musi Banyuasin

Dikira Harimau, Jejak Kaki Kucing Hutan Bikin Heboh Warga Musi Banyuasin

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Krisis Daging Sapi

Ridwan Kamil Sebut Jabar Krisis Daging Sapi

Regional
Pemulangan Anak WNI Eks ISIS, Wapres: Masih Dipertimbangkan

Pemulangan Anak WNI Eks ISIS, Wapres: Masih Dipertimbangkan

Regional
Uang Rp 47 Juta Pemiliik Kontrakan Dibawa Lari Suami Istri yang Ngaku Mampu Gandakan Jadi Rp 23 M

Uang Rp 47 Juta Pemiliik Kontrakan Dibawa Lari Suami Istri yang Ngaku Mampu Gandakan Jadi Rp 23 M

Regional
Bupati Malang Pindah Partai ke PDI-P untuk Rekomendasi Pilkada

Bupati Malang Pindah Partai ke PDI-P untuk Rekomendasi Pilkada

Regional
PDI-P Umumkan Pasangan Calon di Pilkada Medan Akhir Februari atau Maret, Bobby dan Akhyar Masuk Radar

PDI-P Umumkan Pasangan Calon di Pilkada Medan Akhir Februari atau Maret, Bobby dan Akhyar Masuk Radar

Regional
Ini 4 Pasangan Tahap Pertama yang Diusung PDI-P di Pilkada Sumut, Semuanya Petahana

Ini 4 Pasangan Tahap Pertama yang Diusung PDI-P di Pilkada Sumut, Semuanya Petahana

Regional
Pembunuhan Pria di Belakang Pabrik Roti di Lampung Didalangi Sang Istri

Pembunuhan Pria di Belakang Pabrik Roti di Lampung Didalangi Sang Istri

Regional
Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku, Ini Kata Kepala Dinas Pendidikan

Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku, Ini Kata Kepala Dinas Pendidikan

Regional
Ibu TNI Korban Heli Jatuh di Papua: Aku Hancur, Anakku Sudah Meninggal...

Ibu TNI Korban Heli Jatuh di Papua: Aku Hancur, Anakku Sudah Meninggal...

Regional
Polisi Tembak Kaki Anggota Geng Sadis yang Bacok 2 Warga Kulon Progo

Polisi Tembak Kaki Anggota Geng Sadis yang Bacok 2 Warga Kulon Progo

Regional
Kisah Risky, Calon Polisi yang Viral karena Cium Kaki Ayahnya

Kisah Risky, Calon Polisi yang Viral karena Cium Kaki Ayahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X