Kompas.com - 30/10/2013, 15:33 WIB
Para pemilik sapi karapan se Madura saat mendatangi kantor Bakorwil Pamekasan untuk mendesak penyelenggaraan karapan sapi pola rekeng, Rabu (30/10/2013). KOMPAS.com/TaufiqurrahmanPara pemilik sapi karapan se Madura saat mendatangi kantor Bakorwil Pamekasan untuk mendesak penyelenggaraan karapan sapi pola rekeng, Rabu (30/10/2013).
|
EditorKistyarini

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Lomba karapan sapi Piala Presiden yang setiap tahun digelar di Madura, Jawa Timur, tahun ini sudah berubah menjadi Piala Gubernur Jawa Timur. Perubahan itu dilakukan karena tidak adanya kepastian dari Presiden soal penyelenggarannya.

Perubahan itu pula disepakati oleh Pecinta Olahraga Kerapan Sapi (Porkesap) saat mendatangi kantor Badan Koordinasi Wilayah IV Pamekasan, Rabu (30/10/2013). Kesepakatan antara pemilik sapi karapan (Pangerap) se-Madura dengan Bakorwil Pamekasan itu, dilanjutkan dengan pembentukan panitia pelaksana karapan sapi.

Suparto asal Pamekasan ditunjuk untuk sebagai panitia. Kepada sejumlah wartawan Suparto mengatakan, karapan sapi pola kekerasan (rekeng) akan digelar pada tanggal 3 November 2013 mendatang di Stadion R Soenarto Hadiwidjojo Pamekasan.

Pelaksanaannya bersamaan dengan karapan sapi dengan pola tanpa kekerasan (pakopak) yang akan digelar di Kabupaten Bangkalan dengan memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur juga. "Walaupun pelaksanaannya memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur, tapi namanya tetap Piala Presiden agar pangerap tidak kecewa," terang Suparto.

Lebih lanjut Suparto menjelaskan, dualisme penyelenggaraan karapan sapi itu sudah membuat kecewa pangerap. Bahkan hal itu terkesan dipolitisir oleh Bakorwil Pamekasan. Dari awal pelaksanaan karapan sapi Piala Presiden tetap menggunakan pola rekeng.

Namun karena ketidaktegasan Bakorwil kemudian pecah menjadi dua kubu dengan pola pakopak. "Kalau tahun depan jangan ada lagi karapan sapi dua pola dan tidak lagi menggunakan istilah Piala Gubernur. Sebab tidak ada dalam sejarahnya karapan sapi se-Madura memperebutkan Piala Gubernur," ungkap Suparto.

Hasan Mursi, staf Bakorwil Pamekasan mengatakan, sebagai tanggung jawab pemerintah maka panitia akan diberikan anggaran kegiatan sebesar Rp 50 juta untuk yang pola rekeng. Demikian pula dengan karapan sapi yang menggunakan pola pakopak. Pialanya sudah disediakan oleh Gubernur Jawa Timur dua macam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karapan sapi piala Gubernur Jatim versi rekeng 3 November mendatang, akan diikuti oleh 24 pasang sapi karapan. Masing-masing Kabupaten yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep, mengirimkan 6 pasang sapi dari hasil seleksi di tingkat kabupaten.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X