Kompas.com - 29/10/2013, 21:22 WIB
Polisi mengamankan seorang mahasiswa Universitas Darusalam (Unidar) Ambon, yang berunjuk rasa di kampus mereka di kawasan Wara, Air Kuning Kecamatan Sirimau berakhir bentrokan, Selasa (29/10/2013) KOMPAS.COM/RAHMAN PATTYPolisi mengamankan seorang mahasiswa Universitas Darusalam (Unidar) Ambon, yang berunjuk rasa di kampus mereka di kawasan Wara, Air Kuning Kecamatan Sirimau berakhir bentrokan, Selasa (29/10/2013)
|
EditorKistyarini

AMBON, KOMPAS.com - Aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menjadwalkan proses mediasi antara mahasiswa dengan rektorat Universitas Darusalam (Unidar) di kantor DPRD Kota Ambon, Rabu (30/10/2013) besok.

Kapolres Pulau Ambon, AKBP Bintang Juliana mengatakan, proses mediasi diperlukan guna mencari solusi atas persoalan yang terjadi. “Besok Rabu pagi rencananya akan dilaksanakan mediasi di Kantor DPRD Kota Ambon antara pihak rektorat dan mahasiswa yang dimediasi langsung oleh Kapolres Pulau Ambon,” kata Bintang melalui pesan singat yang diterima Kompas.com, Selasa (29/10/2013) malam.

Sementara itu informasi yang dihimpun Kompas.com menyebutkan, Rabu besok mahasiswa Unidar akan kembali melakukan aksi unjuk rasa dengan tuntutan yang sama. Bahkan beredar kabar, aksi ini juga akan diikuti oleh sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai organisasi ekstra kampus.

Proses mediasi antara mahasiswa dan pihak rektorat ini dilakukan polisi karena setelah berunjuk rasa selama dua hari ini, tak ada satu pun pejabat berwenang dari pihak rektorat yang mau menemui mahasiswa untuk menerima aspirasi pengunjuk rasa.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa berunjuk rasa untuk menuntut rektor Unidar mundur. Demonstrasi ini akhirnya berujung bentrok, pada Selasa sore tadi. Mahasiswa dan polisi terlibat baku hantam di depan kampus tersebut.

Akibat insiden itu, belasan mahasiswa dan tiga polisi mengalami luka-luka. Lima mahasiswa juga pingsan karena terkena tembakan gas air mata. Selain itu dua mobil polisi juga mengalami kerusakan, dalam insiden ini polisi juga menahan delapan orang mahasiswa yang terlibat bentrokan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.