Proyek Jalan Perbatasan Bermasalah, Kepala BPPD Diperiksa Kejaksaan

Kompas.com - 29/10/2013, 20:28 WIB
Terkait Proyek Jalan Perbatasan Senilai Rp 4,1 Miliar, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD), Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis Diperiksa Tim  Penyidik Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Selasa (29/10/2013) Kompas.com/Sigiranus Marutho BereTerkait Proyek Jalan Perbatasan Senilai Rp 4,1 Miliar, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD), Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis Diperiksa Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Selasa (29/10/2013)

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), memeriksa Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD), Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis, terkait pekerjaan jalan di sepanjang perbatasan senilai Rp 4,1 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu Dedie Tri Haryadi dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Franky Radja kepada Kompas.com, Selasa (29/10/2013), mengatakan pemeriksaan Fransiskus lantaran kapasitasnya sebagai kuasa pengguna anggaran.

“Kita periksa yang bersangkutan karena temuan awal kita terdapat fisik pekerjaan yang tidak sesuai. Ini proyek alokasi dana tahun 2012, pekerjaannya tidak selesai sampai dengan akhir kontrak dan akhir kontraknya 28 Desember 2012, diluncurkan ke tahun 2013, padahal pekerjaannya adalah kontrak tahun tunggal,” jelas Dedie yang diamini Franky.

Lanjut Dedie, realisasi fisik proyek tersebut per 2012 itu 80,82 persen, tapi anggaran yang baru dicairkan 64,55 persen. Sisa dana tidak bisa lagi dicairkan, akhirnya diluncurkan ke tahun 2013, namun anehnya masuk ke APBD murni.

“Secara logika, penyusunan APBD murni itu, seharusnya sudah dibahas di DPRD per Oktober pada tahun anggaran berjalan untuk tahun anggaran kemudian. Untuk proyek ini habis masa kontrak 28 Desember 2012, sehingga kalau mau diluncurkan pada tahun 2013 berarti tidak bisa lagi masuk ke APBD murni,” kata Dedie.

Selain memeriksa Kepala BPPD, tambah Dedie, pihaknya juga sudah memeriksa Kepala Bagian Keuangan, Kasubag Perbendaharaan, Kasubag Anggaran, Panitia Pengadaan dan Martinus Sonbay selaku Direktur PT Ariesta Jaya Mandiri yang bertindak selaku kontraktor pelaksana proyek tersebut.

Dedie menambahkan, jalan perbatasan itu sepanjang 5,4 kilometer dengan lebar jalan 6 meter yang menghubungkan antara Desa Inbate, Buk dan Napan. Tiga desa itu berbataan langsung dengan Distrik Oekusi, Timor Leste.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X