Dilarang Berdagang Sebelum Matahari Terbit di Tangkuban Parahu

Kompas.com - 29/10/2013, 17:42 WIB
Kawah Ratu Gunung Tangkubanparahu, Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/01/2012).  KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKawah Ratu Gunung Tangkubanparahu, Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/01/2012).
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Dengan alasan menjaga keselamatan ratusan pedagang yang berjualan di Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, pihak pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu memberlakukan sistem baru untuk para pedagang.

Menurut Putra Kaban, Direktur Utama PT Graha Rani Putra Persada, pihak pengelola TWA Gunung Tangkuban Parahu, para pedagang tidak diperkenankan naik ke Kawah Ratu sebelum matahari terbit, dan ada kepastian dari petugas yang akan memantau Kawah Ratu setiap pagi.

"Kebiasaan para pedagang itu kan menggelar dagangannya sejak subuh. Kalau sekarang akan ada petugas kita yang kontrol setiap pagi sebelum para pedagang datang. Kalau sudah aman, baru kita perbolehkan pedagang dan pengunjung naik," kata Kaban saat ditemui di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (29/10/2013).

Kaban menambahkan, peraturan tersebut baru kali pertama diterapkan di TWA Gunung Tangkuban Parahu dan diberlakukan setelah berkaca dari letusan kecil Gunung Tangkuban Parahu pada pagi hari tanggal 5 Oktober 2013 lalu. Pada saat itu, banyak pedagang yang sedang bersiap-siap menggelar dagangannya.

"Ini untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan. Baik pengunjung maupun pedagang perlu kita utamakan keselamatannya," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, setelah dinyatakan turun status oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menjadi Normal pada Minggu (27/8/2013), Gunung Tangkuban Parahu yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dipastikan bisa kembali dikunjungi pada akhir pekan ini.

Bahkan, menurut Putra Kaban, sejak Senin (28/10/2013) kemarin, gunung yang terkenal dengan legenda Sangkuriang itu sudah dibuka untuk umum. "Setelah 23 hari ditutup, kita sudah buka dari kemarin," kata Kaban saat ditemui di Cikole, Lembang, Selasa (29/10/2013).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembukaan kembali TWA Gunung Tangkuban Parahu ternyata disambut baik oleh para wisatawan. Ratusan pedagang yang menggantungkan hidup dari para wisatawan Gunung Tangkuban Parahu pun ikut menyambut kabar gembira tersebut.

"Dari Senin kemarin dibuka, sudah ada ratusan wisatawan mancanegara dari Malaysia, Belanda, dan Eropa," ujarnya.

Kaban enggan membeberkan kerugian akibat penutupan taman wisata tersebut. Menurut Kaban, kerugian itu merupakan bagian dari risiko kepengelolaan wisata alam yang menyuguhkan pemandangan kawah gunung berapi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.