Kompas.com - 28/10/2013, 19:53 WIB
|
EditorKistyarini

SERANG, KOMPAS.com – Sekitar 250 mahasiswa dari berbagai elemen yang bergabung dalam Gerakan Mahasiswa Banten Untuk Rakyat (Gebrak), Senin (28/10/2013) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Banten. Mereka menuntut DPRD mencabut mandat Ratu Atut Chosiyah sebagai Gubernur Banten.

Dalam aksi yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut para mahasiswa sempat melakukan aksi jalan mundur, bentuk kemunduran pemerintahan di Banten selama dipimpin Atut. “Masyarakat kini sudah pintar. Mereka mulai tidak percaya pada Atut. Mereka banyak yang membicarakan kasus korupsi di Banten,” ujar salah satu pedemo.

Khafi Nusantara, Humas Gebrak, mengatakan, kasus-kasus tersebut misalnya suap terhadap hakim Mahkamah Konstitusi dalam Pilkada Lebak. Dalam kasus ini, KPK menetapkan adik kandung Gubernur Banten yakni Tb Chaeri Wardana sebagai tersangka.

Selanjutnya kasus dana hibah dan bantuan sosial tahun 2011 senilai Rp 340 miliar yang terindikasi diselewengkan untuk kepentingan politik Atut. Selain itu mubahnya uang rakyat senilai Rp 16,14 miliar untuk rumah dinas Gubernur yang diduga sarat dengan penggelembungan anggaran.

Ironisnya, Atut lebih memilih menempati rumah pribadinya di Jalan Bhayangkara 51 Cipocok Jaya itu sebagai rumah dinas yang memaksa uang Rp 250 juta harus dikucurkan kembali dari APBD untuk menyewanya.

Selain itu, KPK juga mencium sinyal-sinyal keterlibatan Atut dalam sejumlah kasus korupsi yang terjadi di Banten."Salah satunya kasus dugaan penyelewengan anggaran pengadaan alat kesehatan dan rumah sakit rujukan yang merugikan negara Rp 32 miliar," lanjutnya.

Menurut Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Banten, Mahmuri, mengatakan, masyarakat Banten sudah tidak lagi menaruh kepercayaan penuh kepada Atut sebagai kepala daerah. Saat ini krisis kepercayaan sudah meluas atas indikasi tindak pidana korupsi yang dilakukan keluarga Atut.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X