Tiga Bintang Garuda Muda Diarak Keliling Kota Jember

Kompas.com - 28/10/2013, 15:18 WIB
Paulo Oktavianus Sitanggang (tengah) berada di atas mobil. Dia bersama pemain timnas lainnya, diarak keliling kota Jember, Jawa Timur, Senin (28/10/13) KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoPaulo Oktavianus Sitanggang (tengah) berada di atas mobil. Dia bersama pemain timnas lainnya, diarak keliling kota Jember, Jawa Timur, Senin (28/10/13)
|
EditorFarid Assifa

JEMBER, KOMPAS.com - Tiga pemain Tim Nasional, Sabeq Fahmi Fachrezy , Paulo Oktavianus Sitanggang, dan Bayu Gatra Sangiawan, diarak keliling Kota Jember oleh klub mereka, Jember United (JU), dan suporter sepak bola Jember, Senin (28/10/13).

Mereka menaiki mobil jip terbuka, sehingga warga Jember bisa melihat secara langsung ketiga pemain timnas tersebut. “Saya sangat senang, bisa melihat secara langsung wajah pemain timnas terutama yang U-19. Ternyata mereka cakep-cakep ya," ujar Devi, salah satu warga sambil tertawa.

Manager Klub Jember United, Sirajudin mengaku sengaja mengarak pemain timnas keliling kota Jember, untuk memperkenalkan secara langsung kepada warga Jember. “Warga Jember biar bangga, jika ada pemuda asli Jember yang mengharumkan nama Bangsa Indonesia di pentas olahraga," terang dia.

Selama berkeliling kota, warga Jember menyambut antusias para pemain timnas ini. Bahkan di setiap jalan, mereka selalu dielu- elukan warga. “Ayo Garuda Muda kamu pasti bisa jadi juara Piala AFC, kami pasti mendukungmu," teriak salah satu warga.

Sementara itu, salah satu pemain timnas U 19, Sabeq Fahmi Fachrezy, menyatakan sangat bangga dengan dukungan masyarakat Jember. “Ini modal kami untuk berjuang mati-matian menjadi juara Piala AFC mendatang," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Regional
Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Regional
Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Regional
Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Regional
Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Regional
Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Regional
Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Regional
Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Regional
Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Regional
Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Regional
RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Regional
Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Regional
45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X