Wanita Thailand Pembawa Sabu Rp 2,2 Miliar Divonis 15 Tahun

Kompas.com - 23/10/2013, 16:00 WIB
Terdakwa, Sukrita Thiemek alias Peng (berbaju putih), warga Thailand sedang menjalani sidang putusan kasus Narkoba di Pengadilan Negeri Manado. Kompas.com/Ronny Adolof BuolTerdakwa, Sukrita Thiemek alias Peng (berbaju putih), warga Thailand sedang menjalani sidang putusan kasus Narkoba di Pengadilan Negeri Manado.
|
EditorFarid Assifa

MANADO, KOMPAS.com
- Sukrita Thiemek alias Peng (29), perempuan cantik asal negara Thailand divonis penjara 15 tahun, dan denda Rp 8 miliar subsider 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim yang diketuai Efrant Basuning di Pengadilan Negeri Manado, Rabu (23/10/2013).

Peng terbukti membawa masuk barang terlarang narkoba jenis sabu sebanyak dua paket dengan berat 561 gram dan 585 gram ke Indonesia melalui pintu masuk Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado.

Peng tertangkap tangan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 25 Maret 2013 lalu. Setelah menjalani proses penyelidikan dan persidangan yang cukup panjang, akhirnya warga Thailand ini harus menerima hukuman penjara atas usahanya yang melanggar hukum.

"Saya menerima hukuman itu, terima kasih buat pak hakim, terima kasih buat semuanya. Tuhan sayang saya," ujar Peng dalam bahasa Indonesia yang terdengar sudah cukup lancar.

Hukuman yang dijatuhi Hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Petrus Sumelang yang menuntut Peng dengan hukuman 20 tahun penjara, denda Rp 8 miliar subsider 6 bulan penjara. Baik JPU maupun penasehat hukum tidak mengajukan banding atas putusan hakim tersebut.

Seusai sidang, Peng yang terlihat banyak tersenyum itu mengatakan kepada Kompas.com bahwa dirinya merasa lega sudah divonis. "Peng sudah lega, sudah tidak tunggu-tunggu lagi. Peng siap jalani hukuman ini," ujarnya.

Peng yang dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, beberapa waktu lalu melangsungkan pernikahan dengan sesama narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Malendeng, Manado. Sewaktu ditahan di Rutan itulah dia bertemu dengan Ronny, terpidana kasus pencurian. Mereka kemudian jatuh cinta dan menikah.

Sewaktu ditangkap pada Maret lalu, Peng tiba di Manado dengan menggunakan maskapai Silk Air MI 274 rute penerbangan Singapura - Manado. Petugas Bea Cukai yang mencurigai kopernya menghubungi petugas Badan Narkotika Nasional (BNN). Petugas BNN kemudian menemukan narkoba jenis sabu-sabu.

Sidang atas kasus narkoba ini mengundang perhatian karena besarnya nilai barang terlarang yang coba diselundupkan Peng. Jika dirupiahkan, dua paket sabu tersebut bernilai Rp 2,2 miliar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.