Kompas.com - 22/10/2013, 13:27 WIB
Ilustrasi KOMPAS.comIlustrasi
|
EditorGlori K. Wadrianto
GORONTALO, KOMPAS.com — IU (16), saksi korban perkosaan yang diduga dilakukan oleh sejumlah polisi di Gorontalo pingsan saat diperiksa penyidik.

IU mendadak dibawa keluar dari ruang pemeriksaan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polda Gorontalo saat pemeriksaan telah berlangsung selama tiga jam sejak pukul 10.00 Wita, Selasa (22/10/13).

Dengan dipapah petugas dan ibunya, IU yang mengenakan jilbab hitam dan baju terusan merah motif kembang itu dibawa ke Poliklinik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Mapolda Gorontalo.

IU tampak lemah dan menutup wajahnya. Menurut Aliyah, salah seorang keluarga korban yang mengikuti jalannya pemeriksaan, IU kemungkinan shock akibat teringat peristiwa keji yang dialaminya.

Aliyah menuturkan, penyidik menanyai korban perihal detail perkosaan yang dialaminya. "Ditanya-tanya bagaimana posisinya, dipegang bagian apanya, otomatis dia shock kan," kata Aliyah.

Peristiwa pingsannya korban otomatis membuat proses pemeriksaan dihentikan. Semula korban direncanakan juga akan diperiksa di Propam Polda Gorontalo seusai diperiksa di UPPA. Namun, rencana ini terpaksa dibatalkan.

Pemeriksaan ini sendiri merupakan pemeriksaan kali kedua. Korban sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit akibat trauma pasca-perkosaan yang dialaminya.

Sebelumnya IU dilaporkan mengalami tindakan pencabulan disertai pengancaman dan penyekapan yang dilakukan oleh 13 orang selama bulan Juli-Oktober. Sembilan orang di antaranya adalah polisi.

Menurut ayah korban, IU bahkan sempat diperkosa di salah satu kantor polsek yang ada di Gorontalo. Hingga saat ini, Polda Gorontalo yang menangani kasus ini belum menetapkan satu pun nama tersangka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.