Seorang Warga Maros Positif Antraks

Kompas.com - 21/10/2013, 17:47 WIB
|
EditorFarid Assifa
MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang warga Dusun Batu Bassi, Desa Jene Taesa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Maruddin (43), positif terjangkit penyakit antraks dan kini dirawat di puskesmas terdekat.

Kepala Desa Jene Taesa, Hasanuddin yang dikonfirmasi, Senin (21/10/2013) menjelaskan, awalnya Maruddin hanya mengalami gatal-gatal di pergelangan tangannya. Namun keesokan harinya, seluruh tubuh Maruddin mengalami luka seperti habis terbakar.

"Akibat penyakit antraks yang merebak di desa kami, seorang warga terjangkit. Awalnya hanya dikira gata-gatal biasa di pergelangan tangannya. Besoknya, di sekujur tubuh Maruddin mengalami luka lebam seperti habis terbakar. Jadi dia sudah dibawa ke puskesmas terdekat," jelasnya.

Hasanuddin menambahkan, merebaknya antraks di desanya baru diketahui setelah tim dokter Dinas Peternakan dan Kelautan Kabupaten Maros melakukan penelitian di daerahnya. Sebelumnya, lima ekor sapi milik warga di desa tersebut mati mendadak.


"Jadi Maruddin baru diketahui terjangkit antraks setelah tim dokter menyebutkan bahwa daerah kami merebak virus berbahaya. Ditambah lagi, dari gejala-gejala yang dialami Maruddin, sama seperti penyakit antraks. Jadi Maruddin sekarang masih dirawat tim dokter," tambahnya.

Sebelumnya telah diberitakan, tiga kecamatan yakni Tompo Bulu, Marusu, dan Simbang terjangkit virus antrak. Akibatnya, lima ekor sapi mati mendadak hingga mengagetkan warga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X