Peserta Pilkada Mimika Tuding Banyak Penggelembungan Suara

Kompas.com - 20/10/2013, 22:26 WIB
Yohanis Bassang (tengah) bersama tim sukses Koalisi Ombas, menjelaskan dugaan penggelembungan suara yang dilakukan PPD Mimika Baru, di Kantor KPUD Mimika, Sabtu (19/10/2013) kemarin. Alfian KartonoYohanis Bassang (tengah) bersama tim sukses Koalisi Ombas, menjelaskan dugaan penggelembungan suara yang dilakukan PPD Mimika Baru, di Kantor KPUD Mimika, Sabtu (19/10/2013) kemarin.
|
EditorKistyarini

TIMIKA, KOMPAS.com – Beberapa tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Mimika, mengaku menemukan banyak perubahan suara hasil dari rekapitulasi suara yang dilakukan oleh panitia pemilihan distrik (PPD) Mimika Baru.

Seperti yang diungkapkan Aries anggota tim pemenangan pasangan nomor urut 6 Athanasius Allo Rafra – Titus Natkime (ARTI) kepada Kompas.com. Menurut Aries, perolehan suara kandidatnya dalam rekapitulasi PPD Mimika Baru, mengalami perubahan hampir di semua TPS.

Aries mengatakan ada beberapa TPS, mengalami penambahan jumlah suara, namun lebih banyak mengalami pengurangan suara. “Seperti di TPS 27 Kelurahan Kwamki, perolehan suara kami (Koalisi ARTI) sebanyak 177, namun hasil dari rekapitulasi PPD Mimika Baru berubah menjadi 67 suara. Namun ada belasan TPS yang tidak ada suara, justru tiba-tiba muncul suara,” jelas Aries yang dihubungi Kompas.com, Minggu (20/10/2013).

Ditambahkan Aries, Koalisi ARTI yang sudah menyatakan menolak hasil pilkada Mimika, tidak akan memprotes perolehan suara ini, namun menjadi tambahan bukti untuk dilaporkan ke Mahkamah Konstitusi.

Protes keras terhadap hasil rekapitulasi perhitungan suara yang dilakukan oleh PPD Mimika Baru, dilakukan kandidat pasangan Eltinus Omaleng – Yohanis Bassang (Ombas). Pasangan ini mengklaim mendapat suara terbanyak di Kelurahan Kwamki dan Koperapoka. Bersama dengan puluhan tim sukses dan simpatisan, kandidat nomor urut 9 ini, langsung menyampaikan protes ke KPUD Mimika, Sabtu (19/10/2013) kemarin.

Dalam pertemuan yang dipimpin Ketua KPUD Mimika, Karolus Tsunme didampingi Kapolres Mimika, AKBP Jermias Rontini, pasangan Ombas mendesak KPUD Mimika untuk melakukan pemungutan suara ulang di Kelurahan Koperapoka dan Kwamki, Distrik Mimika Baru, menyusul dugaan penggelembungan suara yang dilakukan PPD Mimika Baru, yang menguntungkan pasangan petahana, Abdul Muis dan Hans Magal.

Menurut Yohanis Bassang, Ketua PPD Mimika Baru, Arnold Lolkary bersama Semy, ketua PPS Kelurahan Koperapoka telah bersekongkol dengan kandidat Bupati petahana melakukan penggelembungan suara di dua kelurahan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dijelaskan Bassang, dari perbandingan hasil perolehan suara dari saksi Ombas dengan hasil rekapitulasi suara PPD Mimika Baru untuk daerah pemilihan Kelurahan Koperapoka, perolehan suara pasangan nomor urut 2, pasangan Abdul Muis-Hans Magal mengalami penggelembungan suara sebanyak 6.000 lebih suara, sementara untuk Kelurahan Kwamki pengelembungan suara sekitar 7.000 lebih.

“Dari data saksi yang dikumpulkan tim sukses Ombas, pasangan nomor urut 2 di Kelurahan Koperapoka hanya memperoleh suara sebanyak 5.000 lebih, namun hasil dari pleno PPD Miru perolehan suara ‘membengkak’ menjadi 11.000 lebih. Sementara di Kelurahan Kwamki, perolehan suara hanya 3.000 lebih, membengkak menjadi 10.000 lebih,” ungkap Bassang.

Bassang menambahkan, bahwa dalam rekapitulasi perhitungan suara yang dilakukan PPD Mimika Baru, pihaknya menemukan belasan TPS siluman. Selain itu PPD Mimika Baru juga melakukan penambahan angka pada hasil rekapitulasi tingkat PPS.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.