Wagub Kepri Dilempari Batu dan Kayu

Kompas.com - 20/10/2013, 16:20 WIB
Polisi melerai dua kelompok massa bentrok pada Minggu (20/10/2013) di kawasan Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau. KOMPAS/KRIS R MADAPolisi melerai dua kelompok massa bentrok pada Minggu (20/10/2013) di kawasan Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau.
Penulis Kris R Mada
|
EditorKistyarini

BATAM, KOMPAS.com —Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo nyaris menjadi korban pelemparan oleh massa yang marah di kawasan Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu (20/10/2013) sore. Mereka menolak kehadiran Soerya di kawasan tersebut.

Soerya beberapa kali mencoba mendekati massa. Namun, massa yang sudah emosional sejak pagi tidak menerima kehadiran Soerya. Bahkan, sedikitnya tiga kali lemparan batu dan kayu nyaris mengenai Soerya saat ia tengah berusaha mendekati massa. "Pergi dari sini, jangan coba-coba masuk ke kampung kami," ujar sejumlah orang di dalam kerumunan.

Warga merasa kesal sejak pagi karena mereka bentrok dengan kelompok tidak dikenal yang datang ke Tanjung Uma. Bahkan, warga dan massa tidak dikenal sempat bentrok di jalan masuk kampung.

Bentrok terjadi saat warga tengah memasang patok-patok di sekitar lahan yang menjadi sengketa. Warga dengan salah satu perusahaan swasta bersengketa atas lahan 108 hektar sejak 2004.

Kerumuman sempat bubar pada tengah hari. Namun, warga kembali berkumpul saat mendengar isu massa tidak dikenal akan kembali masuk kampung mereka. Saat itulah justru Soerya datang dan menjadi pelampiasan emosi warga.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber KOMPAS
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Rapid Test, 4 ODP di Garut Positif Corona

Hasil Rapid Test, 4 ODP di Garut Positif Corona

Regional
Kabar Baik, Pasien Positif Corona Pertama di Kota Tegal Sembuh

Kabar Baik, Pasien Positif Corona Pertama di Kota Tegal Sembuh

Regional
Mobil Berisi Amunisi dan Makanan Diamankan, Polisi Sebut untuk Pasok KKB Hengky Wamang

Mobil Berisi Amunisi dan Makanan Diamankan, Polisi Sebut untuk Pasok KKB Hengky Wamang

Regional
Lokasi Ditentukan, 6 Warga Diminta Antar Suplai Bahan Makanan untuk KKB ke Sebuah Jembatan

Lokasi Ditentukan, 6 Warga Diminta Antar Suplai Bahan Makanan untuk KKB ke Sebuah Jembatan

Regional
Pulang dari Nunukan Naik KM Lambelu, Warga Buton Pilih Isolasi Diri di Kebun

Pulang dari Nunukan Naik KM Lambelu, Warga Buton Pilih Isolasi Diri di Kebun

Regional
Seorang Pasien Positif Corona Meninggal Saat Sedang Hamil 8 Bulan

Seorang Pasien Positif Corona Meninggal Saat Sedang Hamil 8 Bulan

Regional
Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Regional
Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Regional
Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Regional
Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Regional
Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Regional
Jerit Peternak Ayam di Berbagai Daerah di Tengah Wabah Corona, Harga Anjok hingga Terpaksa Musnahkan Anak Ayam

Jerit Peternak Ayam di Berbagai Daerah di Tengah Wabah Corona, Harga Anjok hingga Terpaksa Musnahkan Anak Ayam

Regional
Duduk Perkara Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk dan Hampir Tabrak Tentara Berpangkat Kolonel

Duduk Perkara Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk dan Hampir Tabrak Tentara Berpangkat Kolonel

Regional
Fakta Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk Sambil Berkendara, Diamankan Aparat TNI dan Minta Maaf

Fakta Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk Sambil Berkendara, Diamankan Aparat TNI dan Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X