Kompas.com - 20/10/2013, 16:08 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorKistyarini

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kasus penganiayaan tahanan oleh polisi di Polsekta Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan, sedang ditangani Propam dan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Endi Sutendi yang dikonfirmasi, Minggu (20/10/2013), membenarkan hal itu.  "Benar, kasus penganiayaan tahanan di Polsekta Panakukang sedang diselidiki. Dimana Propam dan Satuan Reskrim Polrestabes menindaklanjuti laporan keluarga korban. Saat ini, sejumlah anggota telah diperiksa dan dimintai keterangannya," kata Endi.

Sementara itu, Rina, kakak kandung Reza (17), tahanan Polsekta Panakukang, sangat keberatan dengan penganiayaan yang dialami adiknya yang masih di bawah umur. Oleh karena itu Rina melaporkan penganiayaan tersebut langsung Propam Polrestabes Makassar.

"Setelah dianiaya beberapa hari, adik saya sempat pingsan. Masa polisi tidak memperbolehkan Reza diobati. Saya sempat bilang, tolong dibawa dulu adikku ke rumah sakit dan diobati. Tapi polisi dia bilang, tidak usah diobati," ungkap Rina.

Sebelumnya, telah diberitakan, Reza. dianiaya di dalam selnya hingga pingsan. Bahkan, polisi merampas memory card ponsel keluarga Reza dan menghapus foto bukti-bukti penganiayaan itu. Penganiayaan terhadap adiknya mulai terjadi sesaat setelah Reza ditangkap di hari raya Idul Adha di Jl AP Pettarani, Selasa (15/10/2013) malam.

Reza ditangkap oleh Bantuan Komunikasi Polisi (Bankompol) karena membawa senjata tajam berupa anak panah dan badik. Reza membawa barang tajam itu, karena sepupunya dipukul di lokasi penangkapan dan hendak melakukan aksi balasan.

Akibat penganiayaanitu, Reza menderita luka memar diseluruh tubuhnya, mata berdarah di dalam, bibir pecah, hidung retak dan wajah lebam-lebam. Saat menjenguk adiknya, Rina sempat mendokumentasikan bukti penganiayaan dalam bentuk foto di ponselnya. Namun, polisi merampas bukti tersebut dan menghapusnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.