Polisi Aniaya Tahanan di Polsekta Panakukang

Kompas.com - 19/10/2013, 12:17 WIB
Ilustrasi penganiayaan Kompas.com/ERICSSENIlustrasi penganiayaan
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang tahanan di Polsekta Panakukang, Reza (17) warga Jl Kandea dianiaya polisi di dalam selnya hingga pingsan. Bahkan, polisi merampas memori card handpon keluarga Reza dan menghapus foto bukti-bukti penganiayaan itu.

Kakak Reza, Rina yang dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (19/10/2013) mengungkapkan, penganiayaan terhadap adiknya mulai terjadi sesaat setelah ditangkap di hari raya Idul Adha, Selasa (15/10/2013) malam.

Penganiayaan terus berlanjut hari-hari berikutnya hingga Reza sempat pingsan. "Mulai hari pertama setelah ditangkap membawa anak panah dan badik, adikku terus dipukuli. Seluruh tubuhnya memar, mata berdarah di dalam, bibir pecah, hidung retak dan wajah lebam-lebam. Seharusnya kan, tidak bisa dipukuli orang meski pun dia berstatus tahanan," ungkap Rina.

Rina menambahkan, saat memprotes penganiayaan adiknya ke petugas Polsekta Panakukang, dirinya dibentak-bentak. Bahkan, polisi menantang Rina dengan memanggil bekingnya.

"Polisi bilang, panggil bekingmu. Saya tidak bilang apa-apa, karena saya orang kecil yang tidak punya uang ataupun beking. Makanya saya pergi melapor ke Propam Polrestabes Makassar. Bukti-bukti foto penganiayaan sudah ada di Propam Polrestabes Makassar. Kalau bukti foto-foto di handponeku yang dirampas telah dihapus oleh Kapolsekta Panakukang," katanya.

Rina juga mempertanyakan penangkapan adiknya. Hal ini karena Reza diamankan oleh Bantuan Komunikasi Polisi (Bankompol) yang mengaku polisi.

"Bankompol juga ikut memukul adikku. Kok bisa-bisanya juga Bankompol menangkap orang dan melakukan penganiayaan. Itu yang saya pertanyakan juga. Eh.. Malah dibela oleh Polsekta Panakukang," tambahnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
Hilang Saat Longsor di Tanah Datar, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Berhimpitan

Hilang Saat Longsor di Tanah Datar, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Berhimpitan

Regional
Cabuli Siswi SD dan Antarkan Pulang, Pelaku Terjatuh Kaget Lihat Ibu Korban Menunggu di Halaman

Cabuli Siswi SD dan Antarkan Pulang, Pelaku Terjatuh Kaget Lihat Ibu Korban Menunggu di Halaman

Regional
Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Regional
Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Regional
Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Regional
Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Regional
Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X