Kompas.com - 17/10/2013, 17:53 WIB
Seorang warga di Kecamatan Batauga, Buton, hanya mampu menatap rumahnya yang rusak akibat guncangan gempa di wilayah itu pada Selasa (14/10/2013) lalu KOMPAS.com/ Kiki Andi PatiSeorang warga di Kecamatan Batauga, Buton, hanya mampu menatap rumahnya yang rusak akibat guncangan gempa di wilayah itu pada Selasa (14/10/2013) lalu
|
EditorKistyarini

KENDARI, KOMPAS.com - Aparat TNI dan Polri di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, mulai melakukan kerja bakti membangun kembali rumah warga yang rusak akibat gempa berkekuatan 4,6 Skala Richter yang mengguncang daerah itu.

Kapolres Buton Ajun Komisaris Besar Polisi, M. Fahrurrozi mengatakan, mulai Kamis (17/10/2013) pihaknya bersama anggota TNI bergotong- royong mendirikan kembali bangunan rumah warga dan fasilitas publik yang mengalami kerusakan akibat gempa.

"Pascagempa yang terjadi pada malam Selasa lalu, jajaran kepolisian dan pemerintah daerah sudah melakukan evakuasi dan pendataan, hari ini  kami bersama dengan TNI membantu warga untuk melakukan kerja bakti terhadap ratusan rumah warga yang kena musibah," terang Fahrurrozi ditemui usai mengikuti Rakor Kesiagaan dan Pengaman Krisis BNPT di Kendari, Kamis (17/10/2013).

Fahrurrozi mengatakan, Polri dan TNI berusaha membantu mengurangi beban masyarakat yang terkena dampak dari bencana alam tersebut. Selain melakukan kerja bakti, pihaknya juga tetap melakukan distribusi bantuan terhadap warga korban gempa, jika mereka belum mendapatkan bantuan.

Lebih lanjut Fahrurozi menegaskan, kepolisian dan TNI juga melakukan pengamanan di sejumlah rumah yang ditinggal mengungsi. “Kami bersama TNI tetap stand by untuk melakukan penjagaan di rumah warga. Jumlah personel yang kami turunkan dari Polres Buton yakni 25 personel, dari Polsek Batauga dan Sampolawa sebanyak 15 personel dan Brimob 15 Personel, kami juga dibantu dari TNI," jelasnya.

Patroli di setiap rumah yang ditinggalkan penghuninya mengungsi, sebagai wujud tugas dan tanggung jawab yang harus diemban demi terciptanya rasa aman. "Semua rumah warga yang ditinggalkan kami jaga sesuai dengan protap pengamanan, kami pastikan agar tetap aman sehingga tidak satu pun barang-barang yang ditinggalkan hilang," lanjutnya.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 4,6 Skala Richter yang terjadi pada malam takbiran Idul Adha lalu mengguncang Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Akibat gempa, ratusan rumah warga rusak, sehingga menyebabkan ribuan orang terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.