Ibu Dianiaya, Anak Bunuh Ayah Pakai Parang

Kompas.com - 14/10/2013, 14:29 WIB
Ilustrasi. Parang berdarah. Ilustrasi. Parang berdarah.
EditorGlori K. Wadrianto

GRESIK, KOMPAS.com - Dani Bagus Prasetiawan (20), warga Dusun Gading, Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, diamankan polisi di Mapolres Gresik. lantaran membacok ayah kandungnya hingga tewas, Senin (14/10/2013).

Kejadian bermula saat ibu kandung Dani, Siti Halimah dianiaya oleh Sugianto (37), ayah Dani, Minggu (13/10/2013), pukul 18.30 Wib.

Dani yang baru datang dari luar rumah langsung berusaha melerai perkelahian tersebut. Dengan disaksikan dua adik perempuan tersangka, Sugianto memukul istrinya dengan remote.

"Setelah terdengar pukulan bapak memakai remote ke ibu. Saya mengambil parang di dapur. Kemudian saya masuk ke kamar. Setelah terdengar suara brak-brak dan jeritan ibu serta adik-adik, Saya langsung keluar dari kamar dan menebaskan parang ke leher bapak sebelah kiri dua kali," kata Dani.


Usai kejadian, Dani langsung keluar rumah dengan mengendarai motor Yamaha Mio dan membawa parang untuk dibuang ke Sungai Surabaya yang jaraknya sekitar satu kilometer dari rumah tersangka.

"Saya panik, langsung membuang ke Kali Surabaya tanpa membungkus kain atau plastik dan tangan masih ada bercak-bercak darah. Kemudian saya ke rumah pacar saya di Desa Tenaru," imbuhnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Regional
60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

Regional
Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Regional
Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Regional
Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X