Kompas.com - 12/10/2013, 15:48 WIB
ilustrasi badai Mike Stobe/Getty Images/AFPilustrasi badai
EditorFarid Assifa

SUKABUMI, KOMPAS.com - Badan SAR Nasional Pos SAR Sukabumi bersiaga menyusul gelombang pasang di Perairann Laut Sukabumi dengan ketinggian gelombang mencapai lebih dari tiga meter untuk di dalam teluk.

"Kami bersiaga untuk memantau kondisi gelombang untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Pos SAR Sukabumi, Basarnas, Zaenal Arifin kepada Antara, Sabtu (12/10/2013).

Menurut Zaenal, pihaknya sudah menugaskan anggotanya untuk memonitor di setiap titik pantai, jika kondisi gelombang terus meninggi dan air laut mencapai pemukiman warga pesisir, maka segera laporkan untuk ditindaklanjuti.

Ia mengatakan, jika kondisi air pasang sudah melebihi ambang batas, maka pihaknya akan langsung melakukan operasi SAR yang salah satunya mengevakuasi warga untuk meminimalisasi dampak dari bencana yang disebabkan oleh gelombang pasang.

Selain itu, pihaknya juga sudah menerima laporan bahwa ada ratusan warung yang berada di bibir pantai rusak akibat diterjang gelombang pasang. Namun pada peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa karena saat kejadian warung itu sedang tidak dihuni oleh pemiliknya.

"Kami terus memonitor kondisi gelombang pasang untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan, juga menyiagakan anggota, khawatir akibat gelombang pasang tersebut menyebabkan terjadinya bencana seperti banjir dan lain-lain," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Humas dan Infokom Badan Penyelamat Wisata Tirta Kabupaten Sukabumi, Dede Sumarna mengatakan bahwa informasinya sampai saat ini sudah ada sekitar 120 warung yang rusak akibat gelombang pasang, tapi tidak ada informasi jatuhnya korban.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami juga mengimbau kepada wisatawan yang datang ke Palabuhanratu agar tidak berenang karena kondisi gelombang tinggi yang bisa menyebabkan kecelakaan laut," kata Dede.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X